https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

BPDP Gelar Pelatihan Teknis Budidaya Sawit di Inhu, Petani: Materinya Sangat Relevan dengan Kondisi yang Dihadapi Petani

BPDP Gelar Pelatihan Teknis Budidaya Sawit di Inhu, Petani: Materinya Sangat Relevan dengan Kondisi yang Dihadapi Petani

Pelatihan teknis budidaya kelapa sawit di Hotel Grand Zuri Pekanbaru. Foto: Ist

Pekanbaru, kabarsawit.com - Pelatihan budidaya teknis kelapa sawit yang berlangsung pada 19–26 Juli 2026 di Hotel Grand Zuri Pekanbaru disambut hangat oleh para petani. 

Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDMPKS) dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) ini diikuti oleh 82 petani dari berbagai kecamatan di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.

Selama satu minggu mereka berbaur bersama menunjukkan semangat dan komitmen yang tinggi dalam mengikuti setiap pembelajaran. 

Kegiatan diawali pada Minggu, 19 Juli 2026 dengan kedatangan dan registrasi peserta. Sejak pagi hingga malam, para petani tiba secara bertahap di Hotel Grand Zuri Pekanbaru. Meskipun berasal dari berbagai kecamatan dengan jarak tempuh yang cukup jauh, antusiasme peserta tetap tinggi sebagai bentuk komitmen untuk mengikuti pelatihan hingga selesai.

Memasuki Senin hingga Kamis, peserta mengikuti pembelajaran intensif di dalam kelas. 

Berbagai materi strategis diberikan oleh narasumber yang kompeten, mulai dari regulasi dan kebijakan lahan mineral, persiapan benih dan bahan tanam, persiapan lahan mineral, teknik penanaman, pemeliharaan tanaman dan pengendalian gulma, pemupukan pada lahan mineral, hingga pengendalian hama dan penyakit tanaman. 

Seluruh materi dirancang agar peserta memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai praktik budidaya kelapa sawit yang baik dan berkelanjutan.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga aktif berdiskusi mengenai berbagai permasalahan yang mereka hadapi di kebun. 

Diskusi tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman antarpetani sekaligus memperkaya wawasan dalam mencari solusi terhadap tantangan budidaya kelapa sawit.

Sebagai bagian dari proses pembelajaran, pada Jumat peserta melaksanakan studi lapangan ke PTPN IV Regional III Unit Sei Pagar. 

Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk melihat secara langsung penerapan teknik budidaya kelapa sawit yang sesuai dengan standar operasional perusahaan. 

Melalui kunjungan tersebut, peserta dapat menghubungkan teori yang telah dipelajari di kelas dengan praktik di lapangan, sehingga pemahaman terhadap materi menjadi lebih komprehensif.

Rangkaian pelatihan kemudian ditutup pada Sabtu, 25 Juli 2026, dengan penyampaian materi akhir, evaluasi pembelajaran, serta penutupan kegiatan. 

Seluruh peserta mengikuti setiap sesi hingga selesai dengan penuh antusias. Banyak peserta menyampaikan apresiasi kepada BPDP atas penyelenggaraan program SDMPKS yang dinilai memberikan ilmu praktis dan dapat langsung diterapkan dalam pengelolaan kebun kelapa sawit.

Salah satu peserta, Abdul Rahmat Setyawan, mengatakan, materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi yang dihadapi petani di lapangan dan disampaikan secara sistematis oleh para narasumber.

"Program SDMPKS dari BPDP ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai petani. Banyak pengetahuan baru yang kami peroleh, mulai dari teknik budidaya yang benar hingga cara mengatasi berbagai permasalahan di kebun," ujarnya.

Apalagi, lanjutnya, materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teori, tapi juga didukung dengan praktik studi lapangan. 

"Kami berharap program seperti ini dapat terus dilaksanakan karena memberikan dampak nyata bagi peningkatan kemampuan petani," ujar Abdul.

Program SDMPKS merupakan salah satu bentuk nyata komitmen BPDP dalam membangun sumber daya manusia perkebunan yang unggul. 

Melalui peningkatan kompetensi petani, BPDP berharap produktivitas perkebunan kelapa sawit rakyat dapat terus meningkat, sekaligus mendorong penerapan praktik budidaya yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. 

Program ini juga diharapkan mampu menciptakan petani yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi serta memiliki daya saing yang semakin kuat dalam mendukung kemajuan industri kelapa sawit Indonesia.

Pelaksanaan pelatihan didukung oleh PT SMATEK Tunas Mandiri sebagai lembaga penyelenggara. Kolaborasi antara BPDP, pemerintah daerah, narasumber, dan lembaga pelaksana menjadi wujud sinergi dalam menghadirkan program pengembangan SDM yang berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi petani kelapa sawit di Kabupaten Indragiri Hulu.

Keberhasilan penyelenggaraan pelatihan ini menunjukkan bahwa Program SDMPKS BPDP tidak hanya menjadi sarana transfer pengetahuan, tetapi juga membangun motivasi, kepercayaan diri, dan semangat belajar para petani untuk terus meningkatkan kemampuan dalam mengelola usaha perkebunan kelapa sawit. 

Respons positif yang diberikan peserta menjadi bukti bahwa pengembangan sumber daya manusia merupakan investasi penting dalam mewujudkan perkebunan kelapa sawit rakyat yang lebih maju, produktif, dan berkelanjutan.***