https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Tiga Sepesial Serangga Penyerbuk Dilepaskan di Kebun Milik PT PAR di Sumsel

Tiga Sepesial Serangga Penyerbuk Dilepaskan di Kebun Milik PT PAR di Sumsel

Ketua Aspek-PIR Sumsel, Bambang Gianto. Foto: Dok Elaeis

Palembang, kabarsawit.com - Guna memenuhi kebutuhan serangga penyerbuk, pemerintah melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menggalakkan Program Riset Strategis Nasional. Bahkan hingga mendatangkan langsung serangga tersebut dari sejumlah wilayah untuk dikembangbiakkan.

Belum lama ini, tiga sepesial serangga penyerbuk dilepaskan di kebun milik PT Prime Agri Resources Tbk (PAR). Tiga spesies tersebut yakni Elaeidobius subvittatus, Elaeidobius kamerunicus, dan Elaeidobius plagiatus.

"Harapan kita tentu pelepasan serangga penyerbuk ini akan berdampak positif terhadap produksi kebun," ujar Ketua Aspek-Pir Sumsel, Bambang Gianto kepada elaeis.co, Jumat (14/8).

Menurut Bambang,  kebutuhan akan serangga penyerbuk tersebut masih cukup tinggi sampai saat ini. Bahkan hasil dari pengamatannya sudah tiga tahun belakangan dan terjadi berulang banyak TBS partenocharpy yang muncul. Yakni buah yang tumbuh tanpa melalui proses pembuahan dari serbuk sari 

Buah sawit partenocharpy ini tumbuh tanpa memiliki cangkang atau inti (kernel) . TBS juga cenderung berukuran kecil, mirip buah landak atau buah cengkeh.

"Buah ini tumbuh padahal pada kebun tersebut tidak pernah diaplikasikan pestisida sejak 2020 yang lalu sedangkan penggunaan pupuk dengan dosis Normal. Artinya meski perawatan sudah maksimal namun TBS partenocharpy masih terjadi," katanya.

"Ini merugikan petani, untuk itu lah kebutuhan serangga penyerbuk masih sangat besar khususnya di Sumsel," sambungnya.***