https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Masyarakat Keluhkan Truk Sawit Tanpa Pengaman di Mukomuko

Masyarakat Keluhkan Truk Sawit Tanpa Pengaman di Mukomuko

Truk melintas di jalanan Kabupaten Mukomuko.

Bengkulu, kabarsawit.com - Masyarakat di sekitar wilayah Air Manjunto, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu mengeluhkan kondisi truk angkutan buah sawit yang menjemur jalan raya tanpa menggunakan pengaman yang memadai.

Kekhawatiran pun muncul karena hal ini dapat membahayakan pengendara lainnya. Beberapa warga setempat, seperti Husni dan Agritinus, mengungkapkan ketidaknyaman mereka terhadap situasi tersebut.

“Sangat membahayakan kami sebagai pengendara. Terutama ketika akan memotong kendaraan angkutan sawit, bahayanya jika buah sawit terjatuh dan menimpa,” ujar Husni, salah satu warga Air Manjunto, kemarin. 

Mereka berharap pihak kepolisian dapat melakukan penertiban terhadap truk-truk tersebut. 

Menanggapi keluhan tersebut, Kasat Lantas Polres Mukomuko, Iptu Teguh Prasetyo, yang baru beberapa pekan permohonan, mengimbau pemilik kendaraan angkutan tandan buah segar ( TBS ) kelapa sawit agar melakukan langkah pencegahan. 

Ia juga mengingatkan agar buah sawit yang ditumpuk di atas bak truk harus ditutup menggunakan jaring atau alat pengaman lainnya untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan.

"Tumpukan buah sawit di atas angkutan mobil harus dipasang pengaman," imbau Iptu Teguh Prasetyo.

Kabupaten Mukomuko dikenal sebagai daerah penghasil kelapa sawit, sehingga cukup banyak kendaraan angkutan buah sawit yang melintas dari lahan ke pabrik pengolahan CPO

Meskipun demikian, Iptu Teguh Prasetyo menyayangkan masih minimnya penggunaan pengaman pada tumpukan buah sawit di atas bak truk. Hal ini memunculkan kekhawatiran akan keselamatan pengendara lainnya.

"Tumpukan buah sawit cukup tinggi, tapi tidak ditutup. Kami khawatir bisa membahayakan pengendara lain. Bisa menimpa pengendara atau bahkan menyebabkan tabrakan dengan kendaraan lain. Tanggung jawab atas kejadian semacam itu akan menjadi milik angkutan sawit. Saat ini, kami memberikan imbauan dan akan melakukan penertiban untuk mengantisipasi kecelakaan kecelakaan," jelasnya.

Diharapkan dengan adanya imbauan dan penertiban yang dilakukan oleh pihak kepolisian, kesadaran dan kepatuhan para pemilik kendaraan angkutan buah sawit akan meningkat.

Langkah-langkah pencegahan yang sederhana, seperti menggunakan jaring atau alat pengaman lainnya, dapat menjaga keselamatan pengendara lain di jalan raya. 

“Kami berharap agar situasi ini segera diperbaiki demi keamanan bersama,” pungkasnya.