Diakuisisi, Sampoerna Agro Resmi Berganti Nama Jadi Prime Agri Resources
Jakarta, kabarsawit.com – PT Sampoerna Agro Tbk resmi berganti nama menjadi PT Prime Agri Resources Tbk setelah POSCO International mengakuisisi saham pengendali senilai Rp14,8 triliun.
Perubahan ini sekaligus menandai era baru bagi perusahaan kelapa sawit yang sebelumnya dimiliki keluarga Putera Sampoerna.
Keputusan perubahan nama dan logo disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Selasa (13/1/2026) dan mendapat persetujuan Menteri Hukum dan HAM RI melalui Keputusan Nomor AHU-0001439.AH.01.02. Tahun 2026.
Sekretaris Perusahaan Prime Agri Resources, Eris Ariaman, menjelaskan bahwa perubahan nama dan logo ini tidak menimbulkan dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha.
“Perubahan ini bersifat administratif untuk
menyesuaikan identitas perusahaan dengan pemegang saham baru. Kegiatan usaha tetap berjalan normal,” ujarnya dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Logo baru Prime Agri Resources akan diterapkan di seluruh media komunikasi perusahaan, termasuk kop surat, stempel, amplop, website, email, dan pengumuman resmi. Dengan begitu, seluruh entitas anak perusahaan juga akan menyesuaikan identitas baru ini.
POSCO International Corp., divisi perdagangan dari POSCO Group, melakukan akuisisi untuk memperluas bisnis biofuel globalnya. Investasi sebesar Rp14,8 triliun ini menjadikan POSCO sebagai pemegang saham terbesar di perusahaan sawit ternama Indonesia.
Langkah ini tidak hanya memperkuat posisi POSCO di sektor agribisnis, tapi juga mendukung rencana hilirisasi kelapa sawit dan pengembangan biofuel berbasis minyak sawit, sejalan dengan tren global energi terbarukan.
“POSCO International melihat potensi besar industri sawit Indonesia untuk mendukung energi hijau, termasuk pengembangan biodiesel B40 dan B50, serta ekspansi pasar global,” kata Eris.
Meski terjadi perubahan nama dan logo, operasional Prime Agri Resources tetap berjalan normal. Perusahaan memastikan seluruh dokumen legal, kontrak bisnis, izin usaha, hingga bukti kepemilikan aset akan diperbarui sesuai identitas baru.
Analis menyebut akuisisi ini menunjukkan minat investor global pada sektor agribisnis Indonesia, khususnya minyak sawit yang menjadi komoditas strategis untuk energi terbarukan dan biofuel.
“Kehadiran POSCO sebagai pemegang saham utama memperkuat ekosistem industri sawit nasional, sekaligus membuka peluang hilirisasi dan pengembangan teknologi bioenergi,” ujar seorang pengamat industri energi.
Dengan kepemilikan baru dan identitas segar, Prime Agri Resources diharapkan bisa memperkuat posisi di pasar domestik maupun global.
Perusahaan tetap fokus pada kegiatan inti seperti perkebunan kelapa sawit, produksi minyak sawit, dan biofuel, sambil menyesuaikan diri dengan standar internasional yang ketat.








