Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Perusahaan Sawit di Bengkulu Mesti Gandeng UMKM
Ketua Hipmi Bengkulu, Undang Sumbaga.
Bengkulu, kabarsawit.com - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bengkulu berharap agar seluruh pabrik kelapa sawit di daerah itu bersinergi dengan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), guna meningkatkan pendapatan masyarakat yang tinggal di sekitar perkebunan kelapa sawit.
Ketua Hipmi Bengkulu, Undang Sumbaga mengatakan, dalam upaya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah diperlukan kolaborasi antara sektor perkebunan kelapa sawit dan UMKM. Sebab Undang menilai langkah tersebut sangat penting dan bisa saling menguntungkan.
"Kami mengajak para pengusaha perkebunan kelapa sawit di Bengkulu untuk melakukan sinergi dengan pelaku UMKM di daerah ini. Kolaborasi ini akan memberikan dampak positif secara ekonomi, dengan peningkatan pendapatan yang signifikan bagi masyarakat setempat," kata Undang kepada kabarsawit.com, kemarin.
Hipmi Bengkulu juga meyakini bahwa sinergi antara perusahaan perkebunan kelapa sawit dan UMKM dapat memberikan peluang baru bagi pengembangan produk-produk lokal. Perusahaan dapat mendukung UMKM dengan menyediakan bahan baku yang berkualitas dan mengembangkan rantai pasokan yang berkelanjutan.
"Sinergi tersebut tentu saja dapat memberikan peluang baru bagi pengembangan produk-produk lokal di Bengkulu," tuturnya.
Selain itu, Hipmi Bengkulu juga mengajak perusahaan perkebunan kelapa sawit untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada UMKM, guna meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam mengelola usaha.
Dengan pemahaman yang lebih baik tentang aspek manajemen dan pemasaran, UMKM di Bengkulu akan mampu mengoptimalkan potensi bisnis mereka dan meraih pertumbuhan yang berkelanjutan.
"Perusahaan perkebunan sawit jangan hanya menghasilkan sawit saja, mereka bisa membina UMKM dengan memberikan pelatihan dan pendampingan guna meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam mengelola usaha," ujarnya.
Salah satu pengusaha perkebunan kelapa sawit di Bengkulu, Daniel Manurung mengaku siap bekerjasama dengan UMKM di Bengkulu. Bahkan pihaknya siap memberikan akses ke bahan baku yang berkualitas dan pengetahuan tentang praktik bisnis yang baik.
"Kami siap menjalin kerjasama dengan UMKM di Bengkulu. Dengan memberikan akses ke bahan baku yang berkualitas dan pengetahuan tentang praktik bisnis dan berwirausaha yang baik, kami yakin akan membantu UMKM dalam meningkatkan kualitas dan daya saing produk mereka," pungkas Daniel.








