Petani Sawit Kota Bengkulu Berharap Penjualan Sapi di Idul Adha Maksimal
Petani sawit mengikat seekor sapi di kebun. Foto: Dirgantara
Bengkulu, kabarsawit.com - Kelurahan Teluk Sepang, Kota Bengkulu, menjadi salah satu daerah penghasil sapi. Sebab di wilayah ini banyak petani sawit tidak hanya membangun kebunnya, juga membudidayakan sapi.
Mereka berharap, menjelang Idul Adha 1444 Hijriah tahun ini, sapi-sapi mereka bisa laku terjual. Sehingga menghasilkan keuntungan yang maksimal.
Salah satu petani, Supandi mengaku dalam rangka menyambut perayaan Idul Adha, ia berharap dapat mengoptimalkan penjualan sapi. Bahkan dirinya telah menyiapkan 5 ekor sapi yang akan dijual pada perayaan hari raya kurban tahun ini.
"Kita sangat berharap bahwa Idul Adha tahun ini bisa menjadi momen yang menguntungkan bagi kami para petani sawit di Kelurahan Teluk Sepang. Dengan membudidayakan sapi, kami berharap bisa memperoleh pendapatan tambahan yang signifikan untuk meningkatkan taraf hidup kami dan mendukung keberlanjutan usaha pertanian kami," kata Supandi, kemarin.
Sebagai daerah yang mayoritas penduduknya bekerja di sektor pertanian, penjualan sapi di Idul Adha menjadi salah satu sumber pendapatan yang penting bagi masyarakat disini. Petani di Kelurahan Teluk Sepang secara aktif memperoleh sapi dari berbagai sumber, seperti penggemukan sendiri atau melalui kerja sama dengan peternak lain di daerah sekitar.
"Kami bekerja keras untuk merawat sapi-sapi yang kami budidayakan. Kami memastikan mereka diberi pakan yang baik dan mendapatkan perawatan kesehatan yang memadai. Hal ini dilakukan untuk memastikan sapi-sapi kami memiliki kualitas yang baik dan diminati oleh masyarakat pada saat Idul Adha," ujarnya.
Selain itu, petani sawit di Kelurahan Teluk Sepang juga mengandalkan jaringan penjualan yang luas. Mereka menjalin kerja sama dengan penjual hewan kurban, baik secara langsung maupun melalui pasar hewan, agar sapi-sapi yang mereka budidayakan dapat dikenal dan diakses oleh lebih banyak pembeli potensial.
"Kami telah menjalin kerjasama dengan penjual hewan kurban juga. Kami yakin bahwa penjualan hewan kurban di sini akan sukses dan membawa keuntungan bagi kami," tuturnya.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Bengkulu juga memberikan dukungan kepada petani sawit dalam menjalankan usaha budidaya sapi mereka. Pemerintah setempat menyediakan program bantuan dan pendampingan, seperti pelatihan teknis dan bantuan modal, guna meningkatkan kualitas sapi dan membantu pemasaran hasil peternakan.
"Kami berkomitmen untuk mendukung petani sawit di Kota Bengkulu dalam meningkatkan usaha budidaya sapi mereka. Melalui program-program bantuan dan pendampingan yang kami sediakan, kami berharap dapat membantu meningkatkan pendapatan petani serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," tutup Walikota Bengkulu, Helmi Hasan.








