https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Ekspor CPO Dari Bengkulu Mustahil Dilakukan Saat Ini

Ekspor CPO Dari Bengkulu Mustahil Dilakukan Saat Ini

General Manager PT. Pelindo II Bengkulu, Hadi Nurmayadi. foto: sangun doya

Bengkulu, kabarsawit.com – Meskipun bisa nambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bengkulu dari sektor ini, tapi saat ini mustahil dilakukan, sebab pelabuhan Pulau Baai Bengkulu belum memadai.

General Manager (GM) PT. Pelindo II Bengkulu, Hadi Nurmayadi mengatakan, mustahil saat ini dilakukan ekspor CPO langsung dari Bengkulu tanpa dukungan dari sarana dan prasarana. Sebab sampai saat ini Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu belum memiliki terminal curah cair.

"Kita belum bisa melakukan ekspor CPO langsung dari sini, sebab Pelabuhan kita belum memeiliki fasilitas terminal curah cair," kata Hadi, kemarin (10/1).

Menurutnya, pihaknya terus mengupayakan pendirian terminal curah cair. Bahkan lahan untuk pembangunan terminal sudah disediakan oleh PT. Pelindo II Bengkulu.

"Kita terus berupaya, bahkan lahannya sudah kita siapkan, tapi sampai saat ini pembangunannya belum terealisasi," ujarnya.

Hadi mengatakan, pihaknya berharap pada investor. Tanpa dukungan dari investor maka pembangunan terminal curah cair mustahil bisa cepat terealisasi.

"Pendirian terminal curah cair itu tidak murah, jadi perlu dukungan dari investor juga," tuturnya.

Selain itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan pengusaha CPO dan kelapa sawit di Bengkulu agar bisa bersama-sama mewujudkan pendirian terminal curah cair. Sehingga Bengkulu nanti bisa langsung melakukan ekspor ke luar negeri tanpa harus melalui provinsi lain seperti Sumatera Barat dan Jakarta.

"Kita harapkan terminal curah cair itu bisa terwujud dengan dukungan dari pelaku usaha kelapa sawit di Bengkulu supaya tidak perlu ekspor melalui daerah lain," tutupnya.