Petani Sawit Pelanggan 'Basah' Bagi Daihatsu di Riau
All New Terios. Dok.Otomotifnet
Pekanbaru, kabarsawit.com - Tidak dipungkiri hamparan luas perkebunan kelapa sawit di Provinsi Riau menjadi lahan 'basah' bagi penjaja kendaraan baik roda dua maupun empat.
Malah, daerah berjuluk 'lanancang kuning' ini menjadi market potensial bagi dunia otomotif di Indonesia.
Kepala Cabang Astra Daihatsu Sudirman, Saulius Faryan mengaku, lebih dari 30 persen konsumen kendaraan di Riau merupakan para pelaku perkebunan kelapa sawit. Baik itu petani, maupun para pengusaha di sektor kelapa sawit.
"Ada beberapa produk kita yang memang diminati di sektor perkebunan kelapa sawit. Bukan hanya dari sisi kendaraan niaga atau komersil saja, tapi dari tipe SUV juga cukup besar jumlahnya," kata Saulius saat berbincang dengan kabarsawit.com, tiga hari lalu di Kota Pekanbaru.
Salah satu yang banyak peminatnya, kata Saulius, Daihatsu Terios. Untuk kendaraan ini, Astra Daihatsu Sudirman memiliki pelanggan khusus dari dua perusahaan perkebunan kelapa sawit terbesar di Riau.
"Tahun kemarin kita hitung dua perusahaan itu telah membeli kendaraan dari kita sebanyak 150 dan 100 unit. Ini bukti bahwa kendaraan kita juga ideal untuk menjadi kendaraan operasional di sektor perkebunan kelapa sawit. Tapi bukan pula langsung berada di kebun, mungkin untuk kendaraan operasional di kantor-kanto," paparnya.
Maka itu, Ia juga yakin penjualan di tahun ini akan semakin meningkat. Terlebih pihaknya memiliki kendaraan teranyar yakni New Daihatsu Terios.
"Kebutuhan SUV kian meningkat. Target kita tiap bulan sebanyak 160 unit terjual. Namun dari catatan kita penjualan Daihatsu Terios sudah mencapai 300-400 unit tiap bulannya," kata dia.
"Untuk Sumatera, Riau menjadi market SUV medium terbesar. Lantaran menjadi kawasan industri dan perkebunan. Seperti kelapa sawit. Untuk itu kita targetkan minimal di tipe ini menguasai 42% market share-nya," paparnya.








