Banyak Warga Bengkulu Tanaman Sawit Hanya Untuk Dijual
Ilustrasi - kebun sawit.
Bengkulu, kabarsawit.com - Pengamat Pertanian menilai banyak petani sawit di Bengkulu yang menjual kebun sawit hanya untuk menarik pembeli tanah.
Sebab menjual tanah kosong akan membuat harga tanah lebih murah dibandingkan tanah yang memiliki kebun sawit. Meski begitu, strategi yang dilakukan petani sawit kurang optimal. Sebab kebun sawit yang dijual tidak produktif, akibatnya banyak orang yang menolak untuk membeli.
Menurut pengamat pertanian Bengkulu, Zainal Muktamar, petani sawit rata-rata hanya menjadikan kebun sawit sebagai hiasan agar kalau dijual bisa laku mahal. Padahal kebun sawit tersebut bisa laku dijual jika dilakukan perawatan rutin.
"Bagaimana kebun sawit laku dijual kalau tidak dikelola dengan baik. Petani sawit harus melakukan perawatan yang tepat, termasuk pemangkasan, penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama, baru kemudian menjual kebun tersebut," kata Zainal, kemarin.
Ia mengatakan bahwa kebun sawit tidak produktif akan sulit laku dijual meskipun dijual dengan harga murah. Sebab, produktivitas kebun menjadi faktor penentu dalam menarik minat calon pembeli.
"Kebun sawit yang tidak menghasilkan buah akan menghadapi kesulitan dalam mencapai nilai jual yang menguntungkan," tuturnya.
Ia menjelaskan bahwa pembeli kebun sawit umumnya mencari kebun dengan tingkat produktivitas yang tinggi. Mereka menginginkan investasi yang dapat memberikan hasil panen yang konsisten dan menguntungkan.
"Oleh karena itu, kebun sawit yang tidak produktif akan menghadapi tantangan dalam mencari pembeli yang bersedia membayar harga yang layak," ujarnya.
Dalam sebuah wawancara, seorang petani kebun sawit yang menghadapi kesulitan menjual kebunnya, Suryani Mansur mengungkapkan kekhawatirannya karena kesulitan menjual kebun sawit miliknya.
"Saya menyadari bahwa produktivitas kebun saya tidak memenuhi harapan para calon pembeli. Hal ini membuat sulit bagi saya untuk menemukan pembeli yang bersedia membayar harga yang saya inginkan," ungkapnya.








