https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Berikut Harga TBS di Beberapa Wilayah Sentra Kelapa Sawit Pulau Sumatera

Berikut Harga TBS di Beberapa Wilayah Sentra Kelapa Sawit Pulau Sumatera

Ilustrasi-petani kelapa sawit. (Dok. kabarsawit)

Jakarta, kabarsawit.com - Penetapan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit hingga saat ini masih berpatokan pada harga CPO di pasar Internasional. Sehingga jika harga CPO melorot, maka harga TBS petani juga akan ikut turun, begitu juga sebaliknya.

Sementara untuk periode pertengahan Januari 2023 ini ada beberapa wilayah sentra kelapa sawit di Pulau Sumatera masih jeblok karena harga CPO di pasar mengalami penurunan.

Misalnya di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Jika dibandingkan periode lalu, penurunan harga terjadi mencapai Rp86,51/kg. Sebab Minggu lalu harga TBS masih bertengger diangka Rp2.698,91/kg. Sementara periode ini hanya Rp2.612,32/kg.

"Benar, CPO melemah akhirnya harga TBS kembali turun," kata Ketua DPW APKASINDO Sumatera Utara, Gus Dalhari Harahap, kemarin.

Sama halnya dengan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Di wilayah ini juga mengalami penurunan sebesar Rp62,49/kg dibandingkan harga periode sebelumnya.

Dengan penurunan itu maka harga TBS di Sumsel kini dibandrol Rp2.450,06/kg. Sementara periode sebelumnya masih bertengger diangka Rp2.512,55/kg.

Analis PSP Madya Disbun Sumsel, Rudi Arpian mengatakan, turunnya harga TBS akibat pengaruh harga CPO yang juga melemah beberapa hari belakangan ini. "Harga CPO turun, jadi harga TBS ikut melorot," terangnya.

Dia menjelaskan, harga CPO saat ini berada diangka Rp11.181,73, kemudian harga inti Rp5.461,17/kg dan indeks K 90,925%. Sedangkan periode sebelumnya CPO Rp11.488,61/kg, inti Rp5.400,55/kg dan indeks K 91,14%.

Sementara untuk wilayah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) harga TBS justru merangkak naik. Jika dibandingkan dengan periode lalu, kenaikan harga pekan ini mencapai Rp70,90/kg. Sebab periode lalu harga diangka Rp2.610,57/kg, sementara periode ini Rp2.681,47/kg.

"Alhamdulillah pertengahan Januari ini harga TBS mulai merangkak naik. Karena harga CPO juga meningkat," terang Ketua DPW APKASINDO Sumbar, Jufri Nur.

Kenaikan harga juga terjadi di Provinsi Riau. Di Bumi Lancang Kuning ini kenaikan harga cukup besar, yakni sampai Rp116,12/kg. Sehingga harga TBS menjadi Rp2.697,74/kg. 

" Faktor penyebab naiknya harga TBS periode ini karena kenaikan harga jual CPO dan kernel dari perusahaan yang menjadi sumber data. Indeks K yang dipakai untuk 1 bulan kedapan yaitu 92,62%, harga penjualan CPO minggu ini naik sebesar Rp 518,62 dari minggu lalu," terang Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Defris Hatmaja.

Menurutnya sistem tata kelola penetapan harga TBS Provinsi Riau semakin membaik. Dan ini merupakan upaya yang serius dari seluruh stakeholder yang didukung oleh Kejaksaan Tinggi Riau. 

"Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.