Setelah 30 Bulan, Kebun Sawit di Banten Akhirnya Panen Perdana
Petani sawit di Banten akhirnya panen perdana, Foto : Indonesia.go.id
Banten, kabarsawit.com - Ketua Aspekpir Provinsi Banten, M. Nur bersama petani kelapa sawit telah melakukan panen perdana terhadap kebun kelapa sawitnya yang berusia 30 bulan. Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) pada kebun M. Nur sudah diajukan sejak tahun 2020 dengan luasan kebun 2,5 hektare.
Tidak hanya kebun milik M. Nur, kebun milik kelompok tani Marga Luyu yang juga merupakan kelompok yang berisi M. Nur di dalamnya pun ikut melakukan panen perdana. Dari sekitar 58 hektare luasan kebun Marga Luyu, sebagiannya sudah dilakukan panen perdana, pengerjaan ini akan dilakukan secara bertahap.
“Untuk setiap satu buah kelapa sawit memiliki bobot berkisar 7,8 kilogram. Tentu kami sangat bersyukur karena kualitas dan produktifitas sawit semakin bagus. Hal ini akan membuat perekonomian petani sawit meningkat,” ujarnya pada Minggu (9/7).
Harga sawit yang ditentukan oleh pabrik kelapa sawit (PKS) saat ini adalah Rp 1.780/kg. Harga yang dipatok cukup rendah ini membuat pihaknya kewalahan, akibat belum adanya sistem penetapan harga dari dinas perkebunan.
Kendati begitu, M. Nur sudah mengajukan laporan kepada pemerintah untuk menetapkan harga seperti daerah penghasil sawit lainnya. Beliau berharap laporannya bisa segera ditanggapi dan terealisasi








