Harga Cangkang Sawit di Bengkulu Melonjak, TBS Kok Malah Turun?
Cangkang sawit, foto : ist
Bengkulu, kabarsawit.com – Faktor permintaan di pasar internasional terhadap cangkang sawit atau limbah sawit di Provinsi Bengkulu menanjak naik. Dari yang sebelumnya Rp 1.300 per kilogram, kini menjadi Rp 1.750 per kilogram. Harga ini setara dengan harga tandan buah segar (TBS) sawit Bengkulu.
Penampung cangkang sawit di Kota Bengkulu, Edwin Cristiawan mengungkapkan belum pernah tercatat harga cangkang sawit setara dengan TBS sawit.
“Selama ini harga keduanya tidak pernah sama, TBS sawit tentu lebih mahal,” ungkap Edwin, Senin (10/7).
Edwin juga menambahkan, permintaan cangkang sawit meningkat karena digunakan untuk bahan baku industri bioenergi dan pertanian organik.
Ketua DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Bengkulu, Jafar mengungkapkan kekecewaannya, menurutnya tidak sewajarnya harga cangkang sawit setara dengan harga TBS, karena cangkang sawit merupakan limbah sisa pengolahan TBS di pabrik minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO).
Tercatat dalam beberapa bulan terakhir, cangkang sawit terus mengalami kenaikan harga, sementara harga TBS sawit terus mengalami penurunan. Menurut Jafar, harga TBS sawit harusnya mampu melonjak naik seperti halnya cangkang sawit.








