https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Marak Kampanye Hitam, Apkasindo Kerahkan Tim Edukasi dan Vokasi

Marak Kampanye Hitam, Apkasindo Kerahkan Tim Edukasi dan Vokasi

Stop Kampanye hitam, foto : pangannews.id

Jambi, kabarsawit.com - Petani sawit swadaya Jambi diberikan perlindungan oleh Apkasindo Jambi akibat munculnya kampanye hitam atau kampanye negatif terhadap para petani. Tim Edukasi dan Advokasi pun dibentuk untuk memberi perlindungan kepada petani.

Kampanye hitam atau kampanye negatif ini datang dari pihak LSM/NGO dalam dan juga luar negeri. Hal ini dibeberkan oleh Dermawan Harry Oetomo, Ketua Bidang Hukum & Advokasi DPW APKASINDO Provinsi Jambi.

Menurutnya, dengan mengambil langkah perlindungan kepada petani sawit, petani jadi tidak mudah terpengaruh dengan informasi yang kurang rasional dan cerdas.

“Sektor sawit yang menjadi sasaran kampanye hitam adalah program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Program ini sudah dicanangkan presiden sejak tahun 2016, tapi malah menjadi sasaran” ungkap Dermawan, Rabu (12/7).

Dermawan juga menambahkan, walaupun sudah ada sejak tahun 2016, PSR sering kali mengalami kendala. Hal ini mengganggu citra kelapa sawit yang merupakan produk unggulan di sektor perkebunan dari hulu hingga hilir, dari Sabang hingga Merauke.

Dia menyayangkan PSR yang tidak terlalu diperhatikan oleh pihak terkait. Padahal kelapa sawit terbukti memberikan devisa negara yang cukup banyak bagi Indonesia.

“Asosiasi petani seperti apkasindo yang sudah banyak berkorban demi kepentingan aset bangsa dan negara layaknya mendapat dukungan dari pemerintah. Agar sawit yang menjadi komoditas unggulan di sektor perkebunan ini dapat secara optimal memasok bahan baku yang berkualitas ke pabrik kelapa sawit (PKS) termasuk juga PKS yang dapat dianalisis tanpa memiliki kebun inti,” tambahnya.

Nantinya, para petani sawit swadaya akan diberikan bimbingan dan pelatihan oleh tim edukasi dan vokasi, agar petani memiliki pengetahuan dan kecerdasaran untuk dapat bersaing kedepannya.