https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Petani Sawit Wajib Mengukur pH Tanah Sebelum Memupuk

Petani Sawit Wajib Mengukur pH Tanah Sebelum Memupuk

Petani di Bengkulu mengukur pH tanah sebelum mupuk.

Bengkulu, kabarsawit.com - Petani kelapa sawit di Bengkulu kini telah mengadopsi praktik baru yang bertujuan untuk meningkatkan hasil panen dan menghindari kerugian.

Sebelum melakukan pemupukan kimia, para petani secara rutin harus mengukur pH tanah terlebih dahulu. Langkah ini diambil untuk memastikan pemupukan yang lebih maksimal dan mengoptimalkan pertumbuhan tanaman kelapa sawit.

Pengamat Pertanian Bengkulu, Zainal Muktamar mengatakan, pH tanah yang tidak seimbang dapat mempengaruhi ketersediaan nutrisi dan penyerapan akar tanaman. Dengan mengukur pH tanah sebelum melakukan pemupukan, petani dapat menyesuaikan komposisi pupuk yang dibutuhkan oleh tanaman kelapa sawit secara lebih akurat.

"pH tanah yang ideal untuk pertumbuhan optimal tanaman kelapa sawit biasanya berkisar antara 4,5 hingga 6,5. Dalam rentang tersebut, nutrisi yang diperlukan oleh tanaman kelapa sawit dapat tersedia dengan baik dan dapat diserap oleh akar tanaman dengan efisien," kata Zainal, kemarin.

Ia mengatakan, apabila pH tanah terlalu rendah (asam), upaya peningkatan pH dapat dilakukan dengan menggunakan bahan penambah basa, seperti dolomit atau kapur pertanian. Sebaliknya, jika pH tanah terlalu tinggi (alkaline), penurunan pH dapat dilakukan dengan penggunaan pupuk asam atau bahan organik.

"Penting untuk dicatat bahwa pH tanah yang ideal dapat bervariasi sedikit tergantung pada kondisi lingkungan dan jenis tanah di daerah tersebut. Oleh karena itu, sebelum melakukan pemupukan kimia, penting bagi petani untuk mengukur pH tanah secara teratur menggunakan alat yang tepat, seperti pH meter, atau dengan bantuan pakar pertanian," ujar Zainal.

Salah seorang petani kelapa sawit di Bengkulu, Bapak Suryadi mengungkapkan, pentingnya pengukuran pH tanah sebelum pemupukan kimia.  Itu dilakukan agar tanaman kelapa sawit tumbuh dengan baik.

 

"Dengan mengetahui pH tanah yang sesuai, kami dapat menentukan jenis dan jumlah pupuk yang tepat. Hal ini akan membantu tanaman kelapa sawit kami tumbuh dengan baik dan menghindari kerugian akibat pemupukan berlebihan atau kekurangan," ujar Suryadi.

Selain itu, Suryadi mengatakan, pemupukan yang sesuai dengan pH tanah yang tepat akan membantu tanaman kelapa sawit menyerap nutrisi dengan lebih efisien. Ini akan berdampak pada peningkatan produksi dan kualitas buah kelapa sawit yang dihasilkan.

"Jadi pengukuran pH tanah sebelum pemupukan itu sangat penting diketahui dan diterapkan oleh petani sawit di Bengkulu agar produksi dan kualitas buah sawit yang dihasilkan meningkat," tutupnya.