Kali ke-5 Sulawesi Barat Ekspor Cangkang Sawit ke Jepang
Cangkang sawit siap berlayar ke Jepang dari Mamuju. foto: Karantina Pertanian Mamuju
Mamuju, kabarsawit.com – Komoditas pertanian unggulan Provinsi Sulawesi Barat (sulbar) yaitu cangkang sawit diekspor kembali ke Jepang. Sebanyak 10.500 ton cangkang sawit dikirim menggunakan kapal ke negara 4 musim itu dengan nilai Rp 18 miliar.
Cangkang tersebut akan melalui sertifikasi terlebih dahulu oleh Karantina Pertanian Mamuju melalui Wilayah Kerja Pelabuhan Belang-Belang sebelum diekspor.
Analis Perkarantinaan Tumbuhan Karantina Pertanian Mamuju, Junarli Sali mengatakan
“Sertifikasi oleh Karantina Pertanian merupakan prosedur wajib yang menjadi syarat ekspor sebelum ke negara tujuan. Hal ini bertujuan untuk memastikan cangkang sawit agar terbebas dari hama penyakit,”
Tahapan ini terdiri dari pemeriksaan fisik, dokumen, alat angkut, dan tindakan karantina perlakuan fumigasi. Jika salah satunya tidak terpenuhi, maka sertifikat ekspor tidak dapat diterbitkan.
Kepala Karantina Pertanian Mamuju, Agus Karyono juga menambahkan ekspor cangkang sawit ke Jepang sudah berjalan selama lima hari dari Sulawesi Barat sepanjang tahun 2023.
“Total nilai ekspor tahun ini mencapai Rp 71,7 miliar atau setara 41.840 ton. Nilai ini diperkirakan melampaui tahun 2022 sebanyak 7 kali dengan volume 66.700 ton,” tutupnya.








