APKASINDO Minta Pabrik di Bengkulu Gratiskan Cangkang Sawit ke Petani, Ini Alasannya
Wakil Ketua APKASINDO Bengkulu, John Simamora.
Bengkulu, kabarsawit.com - Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Provinsi Bengkulu mengusulkan bagi pabrik yang enggan memasukkan cangkang sawit sebagai nilai tambah penetapan harga TBS, memberikan cangkang secara gratis ke petani.
Sebab selama ini, banyak pabrik sawit di daerah itu tidak peka menjadikan cangkang sebagai nilai tambah penetapan harga TBS sawit.
Menurut Wakil Ketua APKASINDO Bengkulu, John Simamora pemberian cangkang sawit secara gratis merupakan salah satu solusi menjaga kesejahteraan para petani sawit.
"Kami memohon kepada pabrik-pabrik kelapa sawit untuk lebih memahami situasi petani. Cangkang sawit adalah sisa limbah hasil produksi yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Jika diberikan secara gratis, petani bisa menjualnya untuk meningkatkan perekonomian petani," kata John saat berbincang dengan kabarsawit.com, kemarin.
Jhon mengatakan, usulan ini pun mendapat sambutan positif dari sebagian besar pabrik kelapa sawit. Namun masih ada beberapa perusahaan yang meragukan dengan alasan pemberian cangkang gratis dapat mengganggu keseimbangan ekonomi dan keberlanjutan bisnis pabrik, terutama dalam menghadapi penurunan harga minyak sawit mentah di pasar global.
Namun, John dengan tegas membantah pandangan tersebut. Ia percaya bahwa pemberian cangkang bukanlah ancaman bagi kelangsungan industri kelapa sawit, melainkan merupakan langkah strategis untuk memperkuat kemitraan antara petani dan pabrik.
Selain itu, ia menekankan pentingnya komitmen dari pabrik dalam memahami dan memenuhi kebutuhan para petani, demi kesejahteraan bersama.
"Petani sawit tidak ingin terjebak dalam konflik yang merugikan kedua belah pihak. Usulan kami adalah panggilan untuk bersatu, bekerja sama, dan mencari solusi terbaik bagi seluruh pemangku kepentingan di sektor kelapa sawit. Kita harus memahami bahwa keberhasilan petani dan pabrik adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan," ujarnya.
Mengenai hal ini, Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengatakan bakal membentuk tim khusus untuk mengevaluasi implikasi dari pemberian cangkang sawit secara gratis kepada petani.
Langkah ini memastikan agar keputusan yang diambil benar-benar memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi seluruh stakeholders di sektor kelapa sawit.
"Kita setuju saja, bagaimanapun juga, langkah proaktif dari asosiasi petani ini merupakan wujud kolaborasi dan komitmen bersama untuk kemajuan industri kelapa sawit dan kesejahteraan petani," pungkasnya.








