https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Gubernur Bengkulu : Industri Sawit Jangan Hanya Urus Sawit dan CPO saja!

Gubernur Bengkulu : Industri Sawit Jangan Hanya Urus Sawit dan CPO saja!

Hasil panen petani sawit, foto : ist

Bengkulu, kabarsawit.com – Pemerintah Bengkulu terus mendorong pengembangan industri kelapa sawit agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat dan daerah, hal ini dikarenakan kelapa sawit menjadi salah satu komoditas yang mendorong pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu.

"Saya mendukung kelapa sawit, karena kontribusinya ke ekonomi kita sangat baik. Dengan kontribusi lebih dari 0,5 persen pada pertumbuhan ekonomi Bengkulu, kelapa sawit memiliki dampak yang sangat positif,” kata Gubernur Bengkulu, Dr. H Rohidin Mersyah, Senin (7/8).

Namun, dia meminta bahwa kontribusi yang signifikan itu tidak membuat perusahaan sawit merasa eksklusif. Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kebun, industri kelapa sawit harus memberikan perhatian yang lebih besar kepada mereka.

Dia menegaskan, "Kami terus mendukung industri kelapa sawit di daerah, tetapi industri ini juga harus memberdayakan masyarakat."

Dia juga meminta industri kelapa sawit Bengkulu untuk memperhatikan masalah infrastruktur jalan, pendidikan, dan kesehatan. "Jadi jangan hanya mengurusi sawit dan CPO saja, harus ikut juga membangun infrastruktur di Bengkulu," katanya.

Selain itu, Rohidin berharap perusahaan kelapa sawit di Bengkulu mempekerjakan sarjana dari masyarakat lokal. Selama ini, perusahaan telah mempekerjakan pekerja dari daerah lain karena dianggap tidak mampu di handle oleh masyarakat lokal.

“Memang perlu upaya keras untuk membuat orang Bengkulu mampu bekerja sesuai standar perusahaan perkebunan kelapa sawit, tetapi setidaknya warga lokal yang sudah sarjana diberi kesempatan untuk bekerja di perusahaan kelapa sawit. Dengan demikian, warga setempat dapat memegang posisi manajer yang masih banyak diduduki oleh tenaga kerja dari luar. Meskipun ini sulit, itu harus dilakukan,” pungkasnya.