https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Warga Protes Limbah 4 Pabrik Sawit Cemari Sungai, DLH Muko-Muko : Nggak Mungkin!

Warga Protes Limbah 4 Pabrik Sawit Cemari Sungai, DLH Muko-Muko : Nggak Mungkin!

Ilustrasi - Air sungai yang tercemari limbah. Istimewa

Bengkulu, kabarsawit.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menanggapi laporan masyarakat tentang empat pabrik kelapa sawit yang diduga mencemari Sungai Air Hitam.

Warga melaporkan empat pabrik, mereka adalah PT Gajah Sawit Sakti (GSS), PT Karya Agro Sawitindo (KAS), PT Karya Sawitindo Mas (KSM), dan PT Usaha Sawit Mandiri (USM).

“Kami sedang tinjau laporan di lapangan,” Deni Novian, Pejabat Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mukomuko, mengatakan itu kemarin.

Menurut Deni, pemeriksaan visual kondisi air sungai telah dilakukan, tapi tidak ada bukti pencemaran di dekat PT GSS.

“Sudah kami cek, tapi nggak ada pencemaran air walaupun banyak ikan mati disana,” terang Deni.

Deni mengatakan dia tidak tahu kenapa ikan mati di aliran sungai. Soalnya limbah cair biasanya dibuang ke daratan.

“Kita tidak tahu alasan ikan itu mati karena apa, soalnya semua pabrik buang limbah ke daratan, itu juga sudah dijadikan pupuk sawit oleh perusahaan dan penduduk sekitar,” Deni kebingungan.

DLH Mukomuko juga meminta semua pabrik memperluas lahan pembuangan limbah mereka agar air tidak meluap ke sungai. Mereka juga minta kolam limbah yang dangkal diperluas agar air tidak meluap ke sungai.

Deni menambahkan, "Kami juga minta pabrik kasih nomor ke kolam-kolam itu, biar petugas mudah mengawasi pembuangan limbah itu.”

Untuk menghindari pembuangan limbah ke sungai saat musim hujan, pipa kolam limbah juga harus dirapikan.

“Semua pabrik sawit di Mukomuko udah kami suruh untuk bersihin pipa pembuangan limbah mereka, jadi nanti nggak akan ada limbah yang masuk ke sungai. Kecuali memang limbah yang sengaja dibuat untuk fitnah perusahaan,” ujar Deni.