https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Kades Marga Jaya : Daripada Bergantung Pada Fluktuasi Harga TBS Sawit, Mending Tanam Cabai

Kades Marga Jaya : Daripada Bergantung Pada Fluktuasi Harga TBS Sawit, Mending Tanam Cabai

Panen cabai di Desa Marga Jaya, foto : ist

Bengkulu, kabarsawit.com - Pemerintah Desa Marga Jaya, yang terletak di Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, mendorong para petani sawit di wilayah tersebut untuk memanfaatkan budidaya cabai untuk membuka peluang ekonomi baru.

Menurut Misto, Kepala Desa Marga Jaya, pengembangan tanaman lain seperti cabai dapat membantu petani sawit menghasilkan lebih banyak uang daripada bergantung pada fluktuasi harga TBS.

“Kami tengok penting kembangkan tanaman lain, kayak cabai ini. Ini bisa jadi alternatif untuk nambah pendapatan petani,” katanya, kemarin.

Para petani juga telah dilatih oleh pihak desa tentang metode budidaya cabai yang baik. Pelatihan ini mencakup hal-hal seperti memilih varietas cabai yang tepat, mengelola tanaman, mengendalikan hama, dan menggunakan pupuk organik.

“Semoga langkah bisa bantu petani menghadapi tantangan baru dalam industri pertanian,” harap Misto.

Petani sawit di Desa Marga Jaya, Satrio, juga berharap hal yang sama dengan Misto. Dia awalnya ragu untuk menanam cabai, tetapi dia mengatakan dia mulai tertarik setelah melihat harganya.

“Saya ragu awalnya, tapi karena udah dapat pelatihan dari desa dan lihat potensi, saya yakin ini pilihat yang tepat,” ucap Misto.

Kartini juga mengatakan hal yang sama, dia pun akan berusaha semaksimal mungkin menanam cabai sampai menghasilkan.

“Meskipun susah awalnya karena saya pahamnya tanaman sawit, tapi karena ada dukungan dari sesama petani dan pelatihan yang saya ikuti, saya jadi yakin nanam cabai,” ucapnya semangat.

Pihak desa juga berencana bekerja sama dengan pasar lokal dan pedagang cabai di Bengkulu agar masyarakat tidak kesulitan memasarkan hasil tanaman mereka.

Pemerintahan Desa Marga Jaya berharap dapat mengembangkan model pertanian yang lebih beragam dan berkelanjutan sambil tetap memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat setempat.

Diharapkan bahwa desa-desa lain akan mendapatkan inspirasi untuk menjalankan pertanian yang inovatif dengan membudidayakan tanaman cabai ini.