https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Perpustakaan Inklusi Berbasis Perkebunan Penting Bagi Daerah

Perpustakaan Inklusi Berbasis Perkebunan Penting Bagi Daerah

Kepala DPK Bengkulu Meri Sasdi Jantan. Foto: Dirgantara

Bengkulu, kabarsawit.com - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Bengkulu Meri Sasdi Jantan meminta kepala daerah di kabupaten/kota dan kepala desa di daerah tersebut menghadirkan perpustakaan desa berbasis inklusi sosial.

Perpustakaan berbasis inklusi sosial ini kata Meri merupakan perpustakaan yang dapat memfasilitasi masyarakat dalam mengembangkan potensi dengan melihat keragaman budaya, kemauan untuk menerima perubahan, serta menawarkan kesempatan untuk berusaha.

"Dengan begitu, apabila daerah memiliki sumberdaya perkebunan kelapa sawit, maka pemerintah diwajibkan menghadirkan perpustakaan yang berisi dengan konten buku sawit," kata Meri, kepada kabarsawit.com, kemarin.

Menurut Meri, perpustakaan daerah dan desa harus melihat potensi yang ada di wilayahnya. Harus ada upaya pemenuhan sarana perpustakaan yang memiliki referensi dasar berkaitan dengan kelapa sawit.

"Dengan program itu, perpustakaan menjadi tujuan masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan khususnya dalam mengelola kelapa sawit," sampai Meri. 

Namun demikian Meri mengaku belum ada satupun daerah yang berafiliasi pada pemenuhan perpustakaan berbasis inklusi perkebunan tersebut.

Karena itu, Meri berharap pemerintah daerah segera mengimplementasikan program Perpustakaan Nasional dengan menyediakan sedikitnya satu perpustakaan berbasis inklusi di setiap kecamatan. 

"Boleh juga pembangunan perpustakaan desa menggunakan dana desa yang ada, maupun menempati sarana yang sudah dibangun sehingga perpustakaan bisa mengembangkan dan menambah pengetahuan masyarakat akan potensi ekonomi yang dimiliki," tukasnya.