Bea Cukai Bengkulu Dorong Petani Tingkatkan Ekspor Cangkang Sawit
Perwakilan Kantor Bea Cukai Bengkulu, Agus Praminto, foto : Dok Kabar Sawit
Bengkulu, kabarsawit.com - Kantor Bea Cukai Bengkulu mengajak petani sawit untuk memaksimalkan ekspor cangkang sawit, yang diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Agus Praminto, Perwakilan Kantor Bea Cukai Bengkulu, menekankan betapa besarnya potensi yang terkandung dalam cangkang sawit. Menurutnya, produk ini memiliki daya tarik unik sebagai salah satu produk unggulan yang memiliki potensi untuk meningkatkan ekonomi daerah.
Selain itu, dia menurutnya cangkang sawit diminati di pasar domestik dan internasional.
“Cangkang sawit sangat dibutuhkan oleh perusahaan di dalam negeri dan di luar negeri, seperti China, Korea, Jepang, dan India. Karena itu, kami berharap ekspor cangkang sawit dapat maksimal untuk membantu pertumbuhan ekonomi Bengkulu,” ujar Agus, kemarin.
Agus mengatakan bahwa ekspor cangkang sawit dapat menjadi salah satu sumber pendapatan penting Bengkulu karena ada potensi pasar di berbagai negara.
Selain itu, kemungkinan ekspor ini dapat meningkatkan keseimbangan neraca perdagangan suatu wilayah, yang akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.
“Kami percaya ekspor cangkang sawit dapat menjadi salah satu sumber pendapatan utama Bengkulu,” ujarnya.
Pihak industri juga menyambut baik dorongan untuk meningkatkan ekspor cangkang sawit. PT Bengkulu Sawit Lestari, sebuah perusahaan yang berfokus pada perkebunan dan pengolahan sawit, adalah salah satunya.
“Kami mendukung penuh ekspor ini. Meskipun cangkang sawit adalah limbah yang dihasilkan dari proses produksi minyak kelapa sawit, tapi dia punya nilai yang tidak sembarangan. Saat kita pakai dalam industri konstruksi dan manufaktur, ada peluang ekspor yang besar disana,” ungkap Idius Safari, Humas Perusahaan.
Namun, ekspor cangkang sawit menghadapi banyak rintangan. “Untuk memastikan produk dapat diekspor dengan lancar dan sesuai dengan regulasi yang berlaku di negara tujuan, diperlukan kerja sama antara pemerintah daerah, pelaku industri, dan lembaga terkait lainnya,” jelas Idius.
Untuk mendorong pelaku industri mengembangkan ekspor cangkang sawit, pemerintah juga harus memastikan adanya insentif dan fasilitas yang mendukung.
Dia percaya dengan dukungan yang kuat dari Kantor Bea Cukai Bengkulu, prospek kemajuan ekspor komoditas cangkang sawit akan semakin cerah.
“Jika kolaborasi dan kerja sama semua pihak terus ditingkatkan, pasti akan terwujud potensi ekonomi Bengkulu yang lebih baik di masa depan, karena itu ekonomi Bengkulu berpotensi mengalami pertumbuhan yang pesat melalui langkah ini,” tambah Idius.








