https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Dewan : Menetapkan Harga Sawit Jangan CPO Saja yang Jadi Patokan!

Dewan : Menetapkan Harga Sawit Jangan CPO Saja yang Jadi Patokan!

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Fitri SE, foto : ist

Bengkulu, kabarsawit.com - Fitri SE, anggota DPRD asal Kabupaten Bengkulu, meminta agar tim yang bertanggung jawab dalam menentukan harga TBS sawit di kabupaten ini dan tidak hanya berdasarkan harga CPO sebagai acuan. Tapi ada parameter lain.

“Selama ini petani masih mengeluhkan cara menetapkan harga TBS. Hal ini wajar, karena harga TBS tidak sebanding dengan harga pengobatan,” kata Fitri kemarin.

Menurut Fitri, rendahnya harga TBS sawit disebabkan tingginya harga CPO. Padahal, hasil pemanfaatan CPO sebagai cangkang dan kernel itu bermanfaat.

“Limbah pengelolaan TBS juga dijual sebagai bahan baku produksi produk seperti sabun. Oleh karena itu, selayaknya cangkang, kernel, dan limbah lainnya dimasukkan sebagai nilai tambah harga TBS,” kata Fitri.

Jika hal ini tidak dilakukan, hanya dunia usaha yang diuntungkan, sedangkan petani akan terus dirugikan secara ekonomi. Karena itu, dia mengimbau tim penetapan harga TBS fokus pada hal tersebut.

“Kami meminta kelompok harga TBS memperhatikan faktor lain agar masyarakat kecil bisa mendapatkan keuntungan,” ujarnya.

Karena menurut Fitri, industri sawit sebenarnya mencakup proses dan aspek yang berbeda, seperti produksi minyak, pengolahan inti sawit, dan pengelolaan limbah. Setiap level juga mencerminkan perubahan harga yang berbeda, tergantung permintaan dan penawaran masing-masing produsen.

“Oleh karena itu, langkah-langkah yang disebutkan sebelumnya harus diikuti ketika menetapkan harga TBS untuk meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Fitri.