https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

500 Hektar Kebun Sawit Konawe Selatan Menunggu Rekomtek PSR

500 Hektar Kebun Sawit Konawe Selatan Menunggu Rekomtek PSR

Ilustrasi PSR, foto : bpdp

Kendari, kabarsawit.com - Di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, setidaknya 500 hektar perkebunan kelapa sawit telah mengajukan permohonan untuk program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Tahun ini, para petani berharap perkebunan mereka dapat menerima rekomendasi teknis (Rekomtek) dari BPDPKS.

Ketua Apkasindo Sulawesi Tenggara, Fauzi Sadinur, yang menghadiri acara PSR kemarin, mengatakan “Konawe Selatan merupakan salah satu daerah yang diprioritaskan untuk peremajaan. hal ini dikarenakan produksi di perkebunan kelapa sawit di sana mulai menurun karena usia tanaman yang sudah tua,” ucapnya.

Fauzi mengatakan kepada kabarsawit.com bahwa para petani sangat berharap bahwa perkebunan mereka yang telah mengajukan permohonan untuk program PSR akan mendapatkan rekomendasi tahun ini. Hal ini dikarenakan pengajuan PSR sudah pernah diajukan sebelumnya.

"Insyaallah kami akan mendapatkan rekomendasi tahun ini. Kemudian produksi akan meningkat lagi di masa mendatang," harapnya.

Selain Konawe Selatan, kabupaten lain di Sulawesi Tenggara yang telah menerapkan PSR adalah Kabupaten Kolaka. Di kabupaten ini, hampir 2.000 hektar perkebunan kelapa sawit diusulkan untuk PSR tahun ini.

Menurut Dinas Perkebunan Kabupaten Kolaka, luas perkebunan yang diajukan untuk berpartisipasi dalam program PSR adalah 3.837,80 hektar dari tahun 2019 hingga 2023.

Pada tahun 2019, ada enam kelompok tani yang mengajukan permohonan untuk program PSR. Misalnya, Poktan Lingga Mertasari seluas 176,50 hektar, Poktan Mamesakada seluas 73,50 hektar, Poktan Mulya Sari seluas 125,00 hektar dan Poktan Sumber Harapan seluas 125,00 hektar, 250,00 hektar untuk Poktan Tani Jaya Sari, serta 250,00 hektar untuk Poktan Maju Makmur.

Sementara itu, lima kelompok tani telah mengajukan PSR untuk tahun 2020. Yaitu Poktan Bukit Beringin seluas 250,00 hektar, Poktan Palakka Maju Bersama seluas 250,00 hektar, Poktan Mekar Jaya seluas 150,00 hektar, dan Poktan Harapan Bersama seluas 170,50 hektar. Hanya Poktan Padaelo yang mengajukan permohonan PSR pada tahun 2022 dengan luas kebun sekitar 123,40 hektar.

“Kami berterima kasih kepada para petani atas antusiasme mereka dalam mengajukan PSR. Kami juga akan mempromosikan PSR ini kepada petani lainnya,” tutupnya.