https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Tak Hanya PSR, Pemkab Solok Selatan Diminta Bantu Petani Bermitra dengan Perusahaan

Tak Hanya PSR, Pemkab Solok Selatan Diminta Bantu Petani Bermitra dengan Perusahaan

Ilustrasi-perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Siak, Riau. Foto: Sahril

Padang, kabarsawit.com - Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menargetkan peremajaan sawit rakyat (PSR) tahun ini mencapai 500 hektare.

Luasan itu sesuai dengan arahan BPDPKS yang siap menyalurkan dana peremajaan Rp30 juta per hektare.

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Solok Selatan Admi Zulkhairi mengatakan, saat ini baru dua kelompok tani yang mengajukan program tersebut. Yakni Kelompok Tani Takao Mandiri seluas 70 hektare dan Kelompok Tani Usaha dan Doa seluas 110 hektare.

"Kita sedang melakukan pengukuran lahan yang diusulkan itu," kata Admi, belum lama ini.

Sementara Ketua DPW APKASINDO Sumbar, Jufri Nur mengaku sangat mendukung dan mengapresiasikan langkah Pemkab Solok Selatan tersebut.

Kendati begitu pihaknya berharap bukan hanya program PSR saja yang menjadi fokus pemerintah daerah. Namun juga bergerak untuk membantu petani agar dapat bermitra dengan perusahaan kelapa sawit.

"Kemitraan bisa sejalan dengan PSR yang ditargetkan. Tapi tidak sedikit petani yang kesulitan untuk bermitra dengan PKS. Untuk itu kita berharap pemerintah daerah menjembatani petani agar dapat bermitra dengan pabrik," kata Admi kepada kabarsawit.com, kemarin.

Langkah awalnya, kata dia, setidaknya pemerintah berkolaborasi dengan asosiasi kelapa sawit yang ada untuk mendapatkan informasi awal lebih jelas. 

"Sebab asosiasi juga memiliki tanggung jawab membina petani kelapa sawit agar lebih maju," pungkasnya.