Mahasiswa Unja Raih Juara 1 Esai Nasional Tentang Pemanfaatan Limbah PSR
Khairunnisa Ulfiah, Dedek Alin Desta, dan Aulia Rahman, mengangkat trofi Juara 1 Esai Nasional. foto: ist.
Jambi, kabarsawit.com - Tim mahasiswa Prodi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Jambi (Unja) yang terdiri dari Khairunnisa Ulfiah, Dedek Alin Desta dan Aulia Rahman berhasil meraih juara pertama dalam lomba esai yang diselenggarakan di Aula Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB), Sumatera Utara pada tanggal 14 - 16 Desember 2023. Tim ini berhasil meraih juara pertama dalam Kompetisi Esai Nasional Musyawarah Wilayah 1 ISMAPETI yang diselenggarakan di Medan.
Esai yang dibuat oleh tim mahasiswa dari Unja adalah yang terbaik di antara esai dari 11 delegasi lainnya. Mereka mendapatkan piala, sertifikat dan uang pembinaan.
Esai tersebut berjudul Pemanfaatan limbah dari Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan potensi kelapa sawit di Jambi : Eco-Feed dalam menciptakan keberlanjutan dan peluang bisnis. Esai mereka menyimpulkan bahwa ada peluang bisnis yang menjanjikan dalam bisnis pakan ramah lingkungan yang inovatif dan layak untuk dikembangkan.
Eco-Feed Innovations adalah pakan ternak berkualitas tinggi dengan nilai gizi yang cukup dan biaya produksi yang rendah dengan memanfaatkan potensi PSR.
Khairunnisa mengatakan bahwa motivasi awal mengikuti kompetisi ini adalah untuk membangun merek pribadi dan meningkatkan kepercayaan diri, menciptakan citra positif, meningkatkan reputasi, dan mengembangkan keterampilan pribadi.
"Kami berharap dapat membangun prestasi ini dan menggunakan pengalaman ini sebagai dasar untuk kompetisi lain. Kami menggunakan semua kompetisi sebagai indikator kemajuan kami dan ingin terus berkembang," ujarnya dalam keterangan resmi Humas Unja yang dikeluarkan pada Minggu (14/1).
Dr Fahimida, dosen pembimbing mereka mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian tersebut.
"Insya Allah, kami juga akan mempersiapkan mereka untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional seperti musyawarah nasional, temu ilmiah nasional, temu ilmu mahasiswa peternakan nasional, dan kegiatan ilmiah lainnya untuk meningkatkan IKU Fakultas Peternakan," ujarnya.








