https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Kepolisian Genjot Pencurian Sawit Hingga ke Warung Kopi

Kepolisian Genjot Pencurian Sawit Hingga ke Warung Kopi

Patroli dialogis ke warung kopi untuk mencegah pencurian sawit. foto: Humas Polres Simalungun

Simalungun, kabarsawit.com - Dengan meningkatnya kasus pencurian buah kelapa sawit, petugas dari Polsek Bangun, Simalungun, Sumatera Utara, mengambil langkah strategis dengan meningkatkan patroli dialogis.

Sebagai contoh, Aiptu J Panjaitan dan Aipda M Affan Lubis melakukan patroli ke sejumlah warung kopi di sepanjang Jalan Asahan, KM 18 di Nagori Asilum, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun.

Kapolsek Bangun Iptu Esron Siahaan mengatakan bahwa patroli dialogis ini bertujuan untuk menyebarkan kesadaran untuk mencegah pencurian buah kelapa sawit, terutama milik perkebunan PT Sipef. Kegiatan ini dilakukan sebagai tanggapan atas serangkaian laporan pencurian yang diterima oleh Polsek Bangun dari pihak perkebunan.

"Ini adalah upaya preventif untuk mengurangi dan mencegah pencurian buah kelapa sawit yang merugikan banyak pihak," jelas Polres Simalungun dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Jumat (8/3).

Kami berharap melalui dialog dan komunikasi langsung dengan warga di sekitar perkebunan, akan tercipta kesadaran kolektif untuk menjaga harta benda dan hasil panen yang menjadi sumber mata pencaharian dan perekonomian masyarakat.

Patroli dialogis sangat diapresiasi oleh para pemilik kios dan penduduk setempat. Mereka sekarang merasa lebih aman karena mereka mendapat informasi tentang langkah-langkah pencegahan untuk mengatasi masalah pencurian. Selain itu, inisiatif ini menyoroti keterlibatan penduduk setempat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di daerah tersebut.

“Kami berharap patroli dialogis ini dapat meminimalisir kejadian pencurian. Kami juga berharap seluruh pemangku kepentingan berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan perkebunan," tambah Esron.

Polsek Bangun akan terus melakukan patroli dan dialog dengan masyarakat untuk menjaga keamanan di wilayah operasinya, terutama untuk mencegah pencurian buah kelapa sawit yang merupakan salah satu sumber daya ekonomi utama di wilayah Simalungun.