Kapal Penyeberangan Diperbaiki, Warga Enggano Rame-rame Stok Bapok
Masyarakat saat menggunakan kapal menuju ke Pulau Enggano. Foto: Dirgantara
Bengkulu, kabarsawit.com - Kapal Motor Penyebrangan (KMP) Pulo Tello yang digunakan untuk mengangkut komoditas pangan dan sembako ke Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara memasuki masa perbaikan selama sebulan.
Sejumlah masyarakat pun mulai sibuk mengangkut bahan pokok (Bapok) dan hasil perkebunan dalam penyebrangan terakhir sebelum masa perbaikan atau docking itu.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu, Bambang Agus Supra Budi mengatakan, masa docking sebetulnya telah dipahami masyarakat Pulau Enggano setiap tahunnya.
"Setiap tahun akan ada masa pemberhentian lalulintas kelautan dalam sebulan dan masyarakat akan ramai-ramai menyetok bapok seperti minyak goreng, maupun menjual hasil kebun seperti tandan buah segar (TBS) kelapa sawit,"kata Bambang, Jumat.
Selama waktu tersebut, KMP Pulo Tello tidak bisa melaksanakan pelayaran dari Bengkulu ke Pulau Enggano, begitupun sebaliknya.
Namun, untuk proses penyebrangan warga ataupun penyebrangan lainnya, pihaknya memastikan masih tetap berjalan menggunakan pesawat Susi Air dan juga Kapal Sabuk Nusantara 52.
“Sabuk nusantara tetap jalan. Hanya saja tidak bisa menyangkut komoditas pertanian," ujarnya.
Kendati begitu, Bambang yakin masyarakat tidak akan mengalami kekurangan bahan pokok lantaran masyarakat sekitar telah memiliki menyetoknya.
"Terkait docking ini, masyarakat setempat sudah melakukan persiapan menyetok bahan pokok," tukasnya.








