Petani Sawit di Seluma Kesulitan Ekonomi
TBS sawit, foto : Dok kabarsawit
Bengkulu, kabarsawit.com - Harga tandan buah segar kelapa sawit di Kabupaten Seluma, Bengkulu, terus merosot dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan petani di wilayah tersebut. Menurut data yang dihimpun, harga rata-rata tandan buah segar kelapa sawit turun sebesar Rp 60-70 per kilogram dalam beberapa minggu terakhir. Fenomena ini menyebabkan petani kelapa sawit mengalami kerugian yang cukup signifikan.
Pugantara, salah seorang toke kelapa sawit terkemuka di wilayah tersebut, membenarkan bahwa penurunan harga TBS kelapa sawit tidak hanya terjadi di satu lokasi saja, tetapi juga berdampak pada beberapa perusahaan pengolahan kelapa sawit di Seluma. “Harga TBS sawit turun di PT Agri Andalas, PT Agrindo Indah Persada (AIP) dan PT Bengkulu Sawit Lestari 2 (BSL)," ujar Pugantara pada Selasa, 23 April 2024.
Berdasarkan data terakhir, harga TBS kelapa sawit PT Agri Andalas turun menjadi Rp 2.400 per kilogram. Sementara itu, PT Bengkulu Sawit Lestari (BSL) II dan PT Agrindo Indah Persada telah menetapkan harga di angka Rp 2.200 per kilogram.
Penurunan harga yang cukup signifikan ini mengguncang perekonomian para petani kelapa sawit di Kabupaten Seluma. Salah satu petani kelapa sawit, Suryadi, menyatakan kekecewaannya atas situasi ini.
"Saya sangat terpukul dengan penurunan harga buah kelapa sawit yang sangat signifikan. Saya kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari," ujarnya sedih.
Petani lain seperti Lina mengeluhkan kesulitan untuk mendapatkan keuntungan dari hasil panen kelapa sawit mereka.
"Saya sudah bekerja keras untuk mempertahankan perkebunan kelapa sawit saya, tetapi dengan jatuhnya harga sawit, saya merasa sulit untuk mempertahankan mata pencaharian saya ini" keluhnya.
Ia berharap para pemangku kepentingan yang terlibat dalam bidang pertanian dan perkebunan di wilayah Seluma dapat segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasi situasi krisis dan jatuhnya harga TBS kelapa sawit.
“Solusi yang pasti kami butuhkan supaya dapat terus bertahan dan tidak terkukung di situasi ini,” pungkasnya.








