Brand Ternama Tantang Petani Sawit Investasi Emas
Gerai perhiasan The Palace Jeweler. Foto: Dirgantara
Bengkulu, kabarsawit.com - Petani sawit di Provinsi Bengkulu ditantang brand perhiasan ternama The Palace Jeweler untuk investasikan hasil pertaniannya dengan membeli dan menabung emas.
Hal itu disampaikan Jelita Setifa, General Manager The Palace Jeweler usai meresmikan gerainya ke 57 di Bencoolen Mall Bengkulu, Kamis kemarin.
"Saya tantangin deh. Katanya warga Bengkulu kan sebagian besar petani sawit, ayok coba apa mereka sudah sadar investasi," kata Jelita kepada kabarsawit.com.
Jelita menilai harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang baik adalah momen tepat untuk melakukan investasi melalui perhiasan emas.
"Kita tahu harga TBS lagi fluktuatif, ya. Nah ketika harga TBS naik, adalah momen yang bagus untuk membeli emas karena kadar nilainya tidak cepat berubah," kata dia.
"Apalagi ketika harga emas turun dan TBS naik, nah di sinilah ketepatan dalam mengambil keputusan untuk berinvestasi karena emas ketika dijual tidak turun harga," imbuhnya.
Alasan The Palace Jeweler hadir di Bengkulu sendiri lantaran melihat pasar. Jelita melihat potensi ekonomi Bengkulu yang baik dapat menjadi tujuan para konsumen.
"Ini dilakukan untuk memenuhi permintaan masyarakat Bengkulu dan sekitarnya akan perhiasan berkualitas dengan ragam material terlengkap, mulai dari emas, berlian, hingga batu berharga," kata dia.
Dengan fashion designer kenamaan Indonesia, Samuel Wattimena, seri perhiasan Kekaseh yang merupakan hasil kolaborasi dengan desainer Anne Avantie, juga ragam perhiasan dalam harga terjangkau, Moela Collection, dengan harga mulai dari Rp888 ribu saja.
Kualitas perhiasan emas, dipastikan memiliki kadar 18 karat dengan kandungan emas sebesar 75,5%. Konsumen juga bisa langsung membuktikan kualitas perhiasan melalui Karatimeter, sebuah alat pengukur kadar emas pertama di Indonesia yang memberikan jaminan kadar emas pasti pas bagi setiap pelanggan.
Dalam menghadirkan ragam perhiasan, The Palace Jeweler memastikan keseluruhan prosesnya sesuai dengan standar nasional dan bahkan internasional dengan telah mengantongi Sertifikasi SNI 13-3487-2005, yang merupakan sertifikasi khusus barang-barang emas.
Dengan adanya gerai ini, The Palace Jeweler berharap untuk dapat memenuhi demand masyarakat Bengkulu dan sekitarnya akan perhiasan emas dan berlian berkualitas.
Sementara itu Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, menyampaikan ucapan selamat atas hadirnya brand ternama ini. Ia berharap, kehadiran The Palace Jewel turut memberikan andil untuk mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran dengan menyerap angkatan kerja didaerah.
“Saya mengucapkan selamat pada The Palace Jeweler yang baru saja membuka gerai perhiasan pertamanya di Bengkulu. Semoga kehadirannya dapat memenuhi kebutuhan para pencinta perhiasan di Bengkulu dan sekitarnya dapat dengan mudah mendapatkan perhiasan emas dan berlian berkualitas sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya,” tukasnya.








