Pabrik Minyak Goreng Dikelola KUD: Harapan untuk Kesejahteraan Petani Sawit
Pekanbaru, kabarsawit.com - Pembangunan pabrik mini minyak goreng (Pamigo) milik Koperasi Unit Desa (KUD) Tupan Tri Bhakti (TTB) yang berada di Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, hampir rampung.
Kehadiran Pamigo milik petani sawit yang pertama di Riau ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani sawit, terutama anggota KUD tersebut.
Kepala Bidang Sarana dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau, T Ridwan Putra Yuda menyebutkan, dengan adanya Pamigo ini, nantinya harga tandan buah segar (TBS) sawit milik anggota KUD TTB akan lebih terjamin.
"Masyarakat menjual melalui koperasi, tentunya TBS sawit dari kebun mereka harganya bisa lebih tinggi, karena bisa dijual langsung ke Pamigo itu," kata Ridwan kepada elaeis.co, Kamis (29/8).
"Kalau harga TBS tinggi, tentu dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Bukan cuma anggota kelompok, tapi petani sawit yang ada di sekitarnya ikut menikmati," tambahnya.
Selain meningkatkan kesejahteraan petani, pola pengelolaan Pamigo oleh KUD ini juga diharapkan dapat memberikan kepastian pasokan untuk pabrik yang saat ini masih dalam tahap pembangunan itu.
Diketahui, pembangunan Pamigo itu merupakan salah satu program yang didanai oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) melalui program sarana dan prasarana.


