https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Oknum Kadis di Bengkulu Selatan Tertangkap Main Serong di Tengah Kebun Sawit

Oknum Kadis di Bengkulu Selatan Tertangkap Main Serong di Tengah Kebun Sawit

Foto sang kadis tertangkap basah tengah mesra dengan selingkuhan di dalam mobil.

Bengkulu, kabarsawit.com - Oknum Kepala Dinas di Kabupaten Bengkulu Selatan berinisial NV digrebek warga tengah asyik main serong bersama selingkuhannya di kawasan perkebunan sawit Padang Panjang.

Kejadian tak senonoh itu dilakukan dalam mobil, hingga mengundang penasaran oleh sekelompok petani sawit. Didapati keduanya tengah asyik goyang dengan bertelanjang dada dan sebagian pakaian menggantung di kaki.

Atas kejadian ini, petani langsung memanggil warga dan melaporkan ke pemerintah daerah untuk dilakukan saksi mengingat keberadaannya meresahkan masyarakat setempat.

Setelah melalui pemeriksaan yang dilakukan Inspektorat Bengkulu Selatan, oknum pejabat eselon II tersebut terbukti melakukan tindakan asusila dan melanggar disiplin ASN.

Inspektur Bengkulu Selatan, Hamdan Sarbaini mengatakan pihaknya menyesalkan tindakan asusila pejabat tersebut. Bukannya memberikan contoh yang baik kepada bawahannya, malah sebaliknya melakukan tindakan yang tidak sewajarnya.

Hasil pemeriksaan pun disampaikan kepada Bupati Bengkulu Selatan dan telah mendapatkan rekomendasi ke Badan Kepegawaian dan Sumberdaya Manusia (BKSDM).

"Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, sesuai perintah Pak Bupati, rekomendasi telah diteruskan ke BKSDM," kata Hamdan kepada kabarsawit.com, kemarin.

Dengan demikian, lanjut Hamdan, selanjutnya kasus tersebut sudah merupakan ranahnya BKSDM Bengkulu Selatan, termasuk terkait dengan sanksi yang kemungkinan diberikan.

"BKSDM yang selanjutnya menindaklanjuti kasus tersebut. Apakah nantinya dilakukan pemecatan, atau hanya sanksi administratif," jelas Hamdan.

Terpisah, Kepala BKSDM Bengkulu Selatan, Abdul Karim mengungkap pihaknya tengah menunggu rekomendasi saksi dari Bupati.  

"Kendati surat sudah disampaikan ke kami, tapi keputusannya belum terpenuhi. Jadi maaf belum bisa memberi keterangan lebih lanjut," singkatnya.