https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Pelindo Setuju Pabrik Migor Dibangun di Pulau Baai

Pelindo Setuju Pabrik Migor Dibangun di Pulau Baai

Penandatanganan kerja sama komersialisasi lahan milik PT Pelindo Regional II Bengkulu, di Kantor Pelindo Pusat, Tanjung Priok Kamis (16/2).

Bengkulu, kabarsawit.com - Pembangunan pabrik minyak goreng di kawasan Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu dimulai. PT Pelindo bersama PT Bengkulu Mandiri sudah melakukan penandatanganan kerja sama komersialisasi lahan milik PT Pelindo Regional II Bengkulu, di Kantor Pelindo Pusat, Tanjung Priok, kemarin.

Kerja sama Head of Agreemnet (HoA) ini ditandatangani oleh Direktur Operasi dan Bisnis PT Bengkulu Mandiri, Deddy Amiruddin, dan Guna Mulyana selaku Regional Head II PT Pelabuhan Indonesia (Persero) disaksikan Gubernur Bengkulu, Dirut Pelindo, Komut dan BOD PT Bengkulu Mandiri beserta jajarannya.

Menurut Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Pulau Baai merupakan pelabuhan yang paling strategis di Provinsi Bengkulu. Selain itu, Pulau Baai juga memiliki potensi dan memenuhi syarat untuk dikembangkan sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK) yang menarik bagi investor guna menumbuhkan perekonomian daerah.

"Untuk pengembangan industri hilirisasi sawit ini sudah kami dambakan sejak dua tahun lalu. Bersyukur, hari ini kesepakatan itu tercapai," ucap Gubernur.

Gubernur Rohidin juga mengaku sangat mendukung dan mengapresiasi sinergitas antara BUMN dan BUMD tersebut. Dalam pelaksanaan kerja sama ini, dia berharap nantinya pemenuhan kebutuhan dan pengelolaan potensi daerah dapat diolah dalam industri investasi.

“Saya mengapresiasi penandatanganan HOA ini, sebagai bentuk sinergi BUMN dan BUMD. HOA merupakan langkah awal bagi pengembangan kawasan pusat pertumbuhan ekonomi provinsi Bengkulu yang akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat seperti membuka lapangan pekerjaan, memperbaiki infrastruktur, dan menggerakkan sektor ril," kata Gubernur.

Direktur Utama PT Pelindo Arif Suhartono mengatakan, dengan adanya kerja sama akan menjadi pembuka pintu kemajuan ekonomi bukan hanya di Provinsi Bengkulu, melainkan Indonesia.

“Ini adalah suatu sinergi yang bukan hanya menguntungkan bagi Pelindo atau Bengkulu Mandiri, tapi tentunya akan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Bengkulu dan tentunya untuk kemajuan Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu Saud El-Hujjaj selaku Direktur Utama PT Bengkulu Mandiri mengatakan, akan segera membentuk tim khusus untuk mengurus kawasan Pulau Baai sebagai kawasan industri, parallel dengan program Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Kawasan Pulau Baai ini nantinya akan menjadi KEK, yang fokus pada program hilirisasi pangan dan energi, seperti pembangunan pabrik minyak goreng, coffee processing, woods pellets, dan pembangunan terminal curah dan kering, serta industri lain sebagai downstream produk hasil alam di Provinsi Bengkulu.

“Pasca-penandatangan HoA ini, kami segera mengambil langkah konkret menyiapkan segala hal agar kawasan Pulau Baai dapat diusulkan menjadi kawasan ekonomi khusus. Selain itu juga segera melakukan pekerjaan persiapan pembangunan hilirisasi pangan dan energi di dalam waktu dekat ini,” ujar Saud.