Gapki Memandang IPOSS sebagai Mitra Strategis
IPOSS menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Gapki. Foto: Istimewa
Jakarta, kabarsawit.com - "Gapki memandang IPOSS sebagai mitra strategis yang memiliki kapasitas dalam riset, komunikasi, dan advokasi untuk memperkuat posisi sawit Indonesia di tingkat nasional maupun internasional."
Hal tersebut dikatakan Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Eddy Martono saat Gapki resmi menjalin kerja sama strategis dengan Indonesia Palm Oil Strategic Studies (IPOSS) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Jakarta.
Penandatanganan MoU yang berlangsung di kantor Gapki Jakarta, ini menandai komitmen bersama dalam memperkuat industri sawit nasional melalui riset, advokasi, dan komunikasi strategis.
Nota Kesepahaman (MoU) ini ditandatangani oleh Ketua Pengurus IPOSS, Nanang Hendarsah, dan Ketua Umum Gapki, Eddy Martono. Kerja sama ini akan berlangsung selama satu tahun dan menjadi dasar bagi berbagai inisiatif konkret demi mendukung keberlanjutan dan daya saing industri sawit Indonesia.
Eddy menjelaskan, langkah ini merupakan respons atas meningkatnya tantangan global terhadap keberlanjutan dan citra industri sawit Indonesia.
Melalui sinergi ini, Gapki dan IPOSS berharap dapat membangun sistem data dan komunikasi yang inklusif serta kredibel, meningkatkan kapasitas kelembagaan, dan mendorong kemitraan usaha yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan.
MoU ini, dalam keterangan resmi dikutip Kamis (19/6), diharapkan menjadi fondasi bagi langkah-langkah konkret menuju industri sawit yang tangguh dan berdampak luas bagi masyarakat Indonesia.***








