Berjanji Sampaikan Aspirasi Masyarakat ke Prabowo Soal TNTN, Gubri Wahid: Mohon Waktunya Dilonggarkan
Gubri Abdul Wahid. Foto: riau.go.id
Pekanbaru, kabarsawit.com - "Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) merupakan kebijakan nasional yang penanganannya berada di bawah kendali Satgas Penertiban TNTN. Tugas kami menyampaikan aspirasi masyarakat ke pusat. Berbagai rapat dan pembahasan juga telah dilakukan di tingkat pusat," ujar Gubernur Riau, Abdul Wahid.
Gubri Wahid mengatakan hal itu sebagai respon positif aspirasi yang disampaikan langsung oleh masyarakat Kabupaten Pelalawan terkait permasalahan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).
Ketua PKB Riau ini berjanji akan menyampaikan aspirasi masyarakat ke pemerintah pusat, termasuk ke Presiden Prabowo Subianto.
Sebab, kewenangan TNTN bukan di pemerintah provinsi. Melainkan kebijakan pusat.
Oleh karena itu Wahid komitmen akan menyampaikan aspirasi masyarakat ke pusat. Kendati begitu, Wahid meminta agar batas waktu pertemuan dengan pusat bisa diperpanjang.
"Mohon waktu dilonggarkan. Saya mengusulkan waktu satu bulan untuk membicarakan hal ini di tingkat pusat. Proses ini membutuhkan waktu. Komunikasinya tidak sederhana," jelas Wahid dalam keterangan resminya.
"Kami berharap ada pemilahan yang adil, tidak semua bisa dipukul rata, dan kebijakan yang diambil harus mengedepankan pendekatan yang humanis," pungkasnya.
Sebelumnya, ribuan masyarakat enam desa di Pelalawan yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan (AMMP) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Riau, Kota Pekanbaru, Rabu (18/6).
Warga yang berada di kawasan TNTN mendesak pemerintah agar tidak sewenang-wenang mengusir mereka dari tanah yang sudah lama ditempati.***








