Ingin TBS Sawit Petani Dibeli dengan Harga Kompetitif, Ini yang Dilakukan Apkasindo Sijunjung
Kunjungan Apkasindo Sijunjung ke PT SKA
Muaro Sijunjung, kabarsawit.com - "Kita ingin harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang dihasilkan oleh para petani dibeli dengan harga yang kompetitif sesuai dengan mekanisme pasar."
Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit (Apkasindo) Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar),
Bagus Budi Antoro, Senin (30/6).
Agus mengatakan hal itu terkait kunjungan Apkasindo Sijunjung ke
pabrik kelapa sawit (PKS) Sumatera Karya Agro (SKA) yang beroperasi di Jorong Kamang Bhakti Timpeh 4 Nagari Kamang, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, Sumbar
Kunjungan ini juga bertujuan memastikan operasional PKS sesuai standar lingkungan hidup, sehingga dapat beroperasi maksimal dan menguntungkan petani sawit.
Menurut Agus, pihaknya ingin menjaga keseimbangan ekonomi berkeadilan. Dimana ada beberapa point yang diharapkan tercapai pada kunjungan tersebut.
Agus juga minta, potongan penjualan TBS di pabrik tersebut harus rasional tidak lebih dari 2,5%. Kemudian PT.SKA harus memprioritaskan hasil (tbs) dari daerah penyangga. PT SKA juga harus peduli pada jalan umum masyarakat apabila ada kerusakan harus segera diperbaiki.
"Untuk angkutan CPO yang menggunakan kapasitas lebih dari 12 ton dilaksanakan malam hari. Ini diusulkan agar tidak menganggu aktifitas warga," tuturnya.
Kata Agus, sejak PT SKA ini berdiri warga kawasan Batang Kering Timpeh 4,5,6 dan 7, telah terdampak bau tidak sedap. Artinya sudah terjadi pencemaran dan polusi udara.
Untuk itu pihaknya mengusulkan agar warga mendapatkan kompensasi sesuai dengan peraturan perundang- undangan yang berlaku.
"PT SKA harus mempedomani 12 aspek kelayakan proyek dalam menjalankan kegiatan (operasional). Hal lain lain dan masalah yang muncul dan belum diatur akibat dari berdirinya PT SKA akan di musyawarahkan kemudian yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan," pungkasnya.***








