https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Apkasindo Ajukan Usulan Terkait Harga TBS Sawit di Aceh yang Terus Turun

Apkasindo Ajukan Usulan Terkait Harga TBS Sawit di Aceh yang Terus Turun

Ilustrasi petani sawit di Aceh. Foto: astra-agro.co.id  

Aceh, kabarsawit.com - Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Aceh mengajukan sejumlah usulan menyusul harga tandan buah segar (TBS)  kelapa sawit di daerah itu yang terus turun.

Pertama, Apkasindo meminta agar pemerintah Aceh dalam hal ini Dinas Pertanian dan Perkebunan untuk mengoreksi Indeks K. Pasalnya indeks K yang digunakan sudah berusia satu tahun dengan besaran 88,87%.

"Ini kita usulkan agar penetapan harga lebih maksimal. Begitu juga dengan cangkang, kita minta untuk dimasukkan dalam rumus penghitungan harga," terang Ketua Apkasindo Aceh, Netap Ginting, Senin (30/6).

Tidak sampai disitu, pihaknya juga meminta Pemerintah Aceh lebih tegas dalam pengawasan terhadap pembelian serta penetapan harga pada 54 PKS yang ada di Serambi Mekkah itu.

Saat ini, kata Netap, PKS membeli TBS sawit petani dengan satu harga dengan rendemen 19%.

"Mereka membeli dengan satu harga dan bukan berdasarkan harga lelang CPO," tegasnya.

Belum lagi, lanjutnya, potongan greding yang saat ini diberlakukan PKS sampai 6%.

Menurut Netap, potongan itu seharusnya tidak lebih dari 1%. "Ini merugikan petani dan tentu PKS zalim terhadap petani," sambungnya 

Pihaknya berharap, 54 PKS yang ada mematuhi Surat Edaran (SE) Gubernur Aceh tentang kepatuhan pembelian TBS sesuai Permentan 13 tahun 2024.

"Kita berharap Distanbun menjadwalkan audensi dengan gubernur, agar ada solusi permasalahan masalah harga TBS sawit ini," pungkasnya.

Untuk diketahui, saat ini harga TBS kelapa sawit di Aceh dibandrol Rp3.012/kg. Turun sebesar Rp68/kg dibandingkan periode sebelumnya.***