Sudah Berdiri 155 KDMP di Bengkalis, tapi Belum Ada yang Fokus ke Kelapa Sawit
Ilustrasi petani sawit di Bengkalis. Foto: Dok. Elaeis
Pekanbaru, kabarsawit.com - Plt. Kepala Dinas Koperasi Bengkalis, Provinsi Riau, Ismail, mengatakan sejauh ini sudah berdiri sejumlah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di daerah itu, tapi belum ada yang fokus mengelola usaha di sektor sawit.
"Memang saat ini belum ada yang fokus untuk perkebunan kelapa sawit. Namun tidak menutup kemungkinan akan ada yang mengarah pada perkebunan kelapa sawit. Ini juga tidak lepas dengan wilayah Bengkalis yang juga menjadi sentra kelapa sawit di Provinsi Riau," paparnya.
Saat ini KDMP tengah digalakkan pemerintah, tak terkecuali di Kabupaten Bengkalis, Riau. Bahkan Pemkab Bengkalis mendorong KDMP yang bergerak di perkebunan kelapa sawit.
Ismail menjelaskan program ini telah digalakkan sejak beberapa waktu belakangan. Dimana sejak awal Juni 2025 kemarin, sudah terbangun 155 KDMP di Negeri Sri Junjungan itu.
"Target kita KDMP terbangun di seluruh desa dan kelurahan yang ada di Bengkalis. Dan saat ini sudah terbangun bahkan sudah mendapatkan pengesahan dan berbadan hukum semuanya," ujarnya Sabtu (5/7) kemarin.
Dijelaskan Ismail, KDMP yang telah terbangun tersebut masing-masing berdiri dengan tujuh gerai. Yakni Gerai Kantor, Gerai Sembako, Gerai Simpan Pinjam, Gerai Obat Murah/Apotek, Gerai Klinik Desa, Gerai Gudang/cold storage, dan Gerai Logistik.
Ia menegaskan bahwa KDMP merupakan koperasi baru. Artinya tidak mengganggu koperasi yang sudah ada di desa itu.
Kadisbun Bengkalis, Mohammad Azmir menambahkan bahwa pihaknya telah memberikan masukan kepada masyarakat tentang fokus perkebunan kelapa sawit tersebut. Masukan itu Ia juga telah usulkan saat pembentukan KDMP itu.
"Yang menentukan itu masing-masing koperasi, apakah akan bergerak di sektor perkebunan atau tidak. Tapi melihat potensi kabupaten Bengkalis saya rasa akan ada salah satu usahanya di bidang perkebunan," tandasnya.***








