Anak Perusahaan Bakrie Minta Surat Pengamanan Investasi ke Pemprov Bengkulu
Manajemen PT Apca Tirta Engineering menggelar pertemuan dengan Pemprov Bengkulu.
Bengkulu, kabarsawit.com - Anak perusahaan Bakrie Group PT Apca Tirta Engineering mengajukan surat permohonan izin dan pengamanan investasi kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Perusahaan yang bergerak di bidang engineering, procurement dan construction (EPC) berinvestasi untuk pembangunan kawasan industri hilirisasi sawit di Pelabuhan Pulau Baai, Kota Bengkulu.
Presiden Direktur PT APCA Tirta Engineering, Aditya W Yosafat menyebut pihaknya melakukan koordinasi dan meminta dukungan pemerintah daerah agar investasi tersebut berjalan lancar.
"Kami memohon dukungan kepada pemerintah Provinsi Bengkulu, Pemerintah Kota dan stakeholder terkait agar tahun ini progres investasi dapat berjalan," kata Aditya kepada kabarsawit.com, kemarin.
Sementara itu Deputi General Manager Komersial PT Pelindo Regional II Bengkulu, Cecep Taswandi mengatakan, PT APCA bakal berinvestasi di pelabuhan Pulau Baai mencapai Rp400 miliar.
Rencananya, perusahaan tersebut bakal fokus pada pembangunan kawasan hilirisasi sawit, seperti pengembangan pelabuhan curah, stokephile batu bara hingga pengolahan cruide palm oil (CPO) dan menggarap sekitar 70 hektare lahan di kawasan pelabuhan.
Untuk itu, Pelindo juga meminta dukungan dari pemerintah daerah agar dapat membuat surat tanda kerja sama atau MoU dengan semua pihak.
"Konsep proyek ini nantinya mengusung pengembangan pelabuhan yang terintegrasi dengan kawasan industri Pelabuhan Pelindo di Pulau Baai," kata dia.
"Tahapan awal saat ini, tengah melengkapi sejumlah persyaratan perizinan untuk menggarap kawasan industri di lahan Pelindo dan dipastikan tahun ini sudah mulai berjalan," tutup Cecep.








