Pengurus BPD HIPMI Kalteng Dikukuhkan, Plt Sekdaprov Ungkap Potensi Sawit 3 Jura Hektar Lebih
Illustrasi kebun sawit di Kalteng. Foto: kaltengdaily.com
Palangkaraya, kabarsawit.com – Pengurus Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Kalimantan Tengah (kalteng) masa bakti 2025–2028 resmi dilantik. Acara pelantikan berlangsung di Aula Jaya Tingang, Kantor Gubernur Kalteng.
Kegiatan ini diikuti oleh pengusaha muda dari berbagai daerah, pejabat pemerintah diantaranya Wakil Bupati Katingan, Firdaus, serta tamu undangan lainnya. Pelantikan menjadi titik awal penguatan peran HIPMI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kalteng, Leonard S. Ampung, yang menyampaikan sambutan mewakili Gubernur, menilai pengusaha muda memiliki posisi penting dalam membuka peluang ekonomi baru di daerah.
“Mulai dari sumber daya alam (SDA) berupa tambang batu bara, bauksit, hingga silica, termasuk juga sektor perkebunan kelapa sawit yang telah melampaui tiga juta hektare. Di bidang perikanan, potensi masih sangat luas, terutama di perikanan tangkap,” ujarnya dalam keterangan resmi Pemkab Katingan dikutip Sabtu (9/8).
Dia mendorong para pelaku usaha muda agar tidak hanya bergerak secara konvensional. Ia menekankan pentingnya keberanian dalam melakukan inovasi usaha yang kreatif dan berdampak.
“Pengusaha muda perlu berpikir di luar kebiasaan atau out of the box, untuk mampu menghadirkan lompatan besar dalam dunia usaha,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Leonard juga mengajak seluruh pemangku kepentingan di daerah agar saling bersinergi mendukung ekosistem usaha. Kolaborasi dinilai penting untuk penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.
“Mari kita bergandengan tangan untuk berkolaborasi,” ajaknya.
Sementara itu, Ketua BPD HIPMI Kalteng yang baru dilantik, Bintang Agustiar Sabran, menyatakan arah kepemimpinannya akan fokus pada peran nyata HIPMI di tengah masyarakat.
“Kita ingin kehadiran HIPMI dirasakan langsung oleh masyarakat, melalui kontribusi nyata,” ujarnya.
Prosesi pelantikan tersebut juga mencerminkan semangat penguatan kewirausahaan di Kalimantan Tengah. Sejumlah sektor unggulan, termasuk sawit, menjadi perhatian dalam upaya memperluas kontribusi ekonomi pengusaha muda.***








