https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Holding Perkebunan Nusantara III Catatkan Kinerja Keuangan yang Moncer di Semester I 2025, Capai Rp 26,24 T

Holding Perkebunan Nusantara III Catatkan Kinerja Keuangan yang Moncer di Semester I 2025, Capai Rp 26,24 T

Perkebunan sawit Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero). Foto: Ist

Jakarta, kabarsawit.com – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) mencatatkan kinerja keuangan yang moncer sepanjang semester pertama tahun 2025.

Perseroan berhasil meraup pendapatan Rp 26,24 triliun, atau setara 119,7% dibandingkan capaian periode yang sama tahun 2024.

Capaian tersebut didorong oleh segmen penjualan produk sawit yang menunjukkan tren positif baik dari sisi harga maupun produktivitas. Lonjakan ini memperlihatkan strategi bisnis dan efisiensi operasional yang diterapkan PTPN mulai membuahkan hasil.

Selain pendapatan, perseroan juga membukukan kinerja sehat pada sejumlah indikator finansial lainnya. EBITDA tercatat sebesar Rp 6,57 triliun atau 154% dibandingkan tahun lalu. Laba bersih (net profit) pun melejit signifikan menjadi Rp 2,39 triliun, atau tumbuh 531% dibandingkan periode yang sama 2024. Sementara arus kas dari aktivitas operasi (net operating cash flow/NOCF) mencapai Rp 4,88 triliun, atau naik 120% dibandingkan 2024.

Kenaikan kinerja keuangan ini selaras dengan pertumbuhan produksi komoditas utama yang dikelola PTPN. Produksi minyak sawit mentah (CPO) tercatat 1,23 juta ton, naik 104,46% dari tahun sebelumnya. Untuk komoditas lain, produksi karet mencapai 64,25 ribu ton, gula 193,28 ribu ton, dan teh sebesar 22,32 ribu ton, atau 92,51% terhadap capaian 2024.

Dari sisi struktur keuangan, Holding Perkebunan Nusantara mencatat total aset senilai Rp 152,8 triliun. Liabilitas perusahaan berada di angka Rp 77,11 triliun, sementara ekuitas mencapai Rp 75,68 triliun atau 103% dibandingkan tahun lalu.

Capaian ini menunjukkan bahwa transformasi yang dilakukan PTPN dalam dua tahun terakhir semakin memperkokoh fondasi bisnisnya. Konsolidasi sejumlah anak usaha, efisiensi biaya, serta peningkatan kapasitas produksi menjadi kunci keberhasilan menjaga tren pertumbuhan positif.

Dengan performa ini, PTPN optimistis dapat menjaga momentum hingga akhir tahun 2025. Apalagi permintaan global terhadap produk kelapa sawit, gula, dan karet diprediksi masih stabil.

Manajemen perusahaan menyampaikan, keberhasilan semester pertama menjadi bukti bahwa Holding Perkebunan Nusantara mampu menjaga keseimbangan antara kinerja finansial dan produktivitas lapangan. Harapannya, capaian ini tidak hanya memperkuat daya saing PTPN di pasar global, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi ketahanan pangan dan energi nasional.***