https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

BPDP dan Ditjenbun Gelar Pelatihan Penguatan Kelembagaan Keltan Perkebunan Sawit di Batubara

BPDP dan Ditjenbun Gelar Pelatihan Penguatan Kelembagaan Keltan Perkebunan Sawit di Batubara

Petani Batubara mengikuti pelatihan penguatan kelembagaan yang diselenggarakan BPDP, Ditjenbun, dan PT Iskol. Dok: Ist.

Medan, kabarsawit.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian RI
di Sumatera Utara bekerja sama dengan PT Iskol Agridaya Internasional (Iskol) menggelar pelatihan SDM dengan tema penguatan kelembagaan kelompok tani perkebunan kelapa sawit.

Kegiatan ini berlangsung selama 10 hari, dari tanggal 25 Agustus hingga 3 September 2025 di salah satu hotel di Kota Medan.

Pelatihan diikuti 28 petani sawit dari Kabupaten Batubara. Tujuan pelatihan penguatan kelembagaan ini untuk meningkatkan pengembangan kualitas dan produktivitas kelapa sawit Indonesia yang berkelanjutan di perkebunan rakyat.

Sesuai tema pelatihan, fokus kegiatan adalah untuk memperkuat kompetensi pekebun dalam hal kelembagaan, di mana kelembagaan pekebun sawit merupakan salah satu faktor penting untuk memastikan terwujudnya perkebunan rakyat berkelanjutan dan mandiri.

Pembukaan pelatihan dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batubara diwakili Kabid Perkebunan Ananda Fadhilah Akbar, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara diwakili Polora Barimbing, serta Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Direktorat Jenderal Perkebunan Ir Baginda Siagian MSi yang hadir secara daring.

Baginda Siagian menekankan pentingnya pelatihan ini bagi keberlanjutan perkebunan kelapa sawit rakyat.

“Kelembagaan pekebun yang kuat diharapkan dapat menjadi modal dan bekal dalam pengelolaan kelapa sawit di tempat masing-masing peserta. Serta menjadi modal untuk meningkatkan produktivitas,” jelasnya dalam keterangannya dikutip Sabtu (30/8).

Ia juga mengimbau para peserta mengikuti pelatihan dengan optimal agar para peserta mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang baik dalam membangun kelembagaan petani yang kuat.

“Para peserta pelatihan juga diharapkan dapat menularkan ilmu pengetahuan yang sudah didapatkan pada pelatihan ini kepada kelompok tani lainnya,” pesannya.

Senada dengan arahan Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma, perwakilan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara dan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batubara juga menegaskan bahwa pelatihan penguatan kelembagaan SDMPKS sangatlah penting bagi perkebunan sawit rakyat berkelanjutan.***