https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

NTP Agustus 2025 Naik 0,76%, Sawit Paling Berkontribusi

NTP Agustus 2025 Naik 0,76%, Sawit Paling Berkontribusi

Ilustrasi-TBS kelapa sawit.

Jakarta, kabarsawit.com - Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), Nilai Tukar Petani (NTP) pada Agustus 2025 tercatat 123,57 atau naik 0,76 persen dibandingkan Juli 122,64. 

Peningkatan ini menunjukkan bahwa daya beli petani Indonesia semakin menguat, terutama didorong oleh subsektor perkebunan rakyat, dengan kelapa sawit menjadi kontributor utama.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menekankan bahwa kenaikan NTP terjadi karena harga yang diterima petani meningkat lebih tinggi dibanding biaya produksi yang dikeluarkan. 

“NTP menunjukkan daya tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi,” jelas Pudji, dikutip dari laman Kementerian Pertanian, kemarin. 

Berdasarkan data BPS, Provinsi Bengkulu menjadi sorotan karena mencatat kenaikan NTP tertinggi, 3,89 persen, dibanding bulan sebelumnya. 

Dorongan terbesar berasal dari subsektor perkebunan rakyat, terutama kelapa sawit, yang naik hingga 7,29 persen. Hal ini menegaskan posisi sawit sebagai penggerak utama kesejahteraan petani di provinsi tersebut.

Selain Bengkulu, terdapat 25 provinsi lain yang juga mencatat peningkatan NTP. Secara rinci, subsektor tanaman pangan naik 2,40 persen, perkebunan rakyat meningkat 1,24 persen, dan perikanan bertambah 0,78 persen. 

Peningkatan ini mencerminkan distribusi penguatan ekonomi pertanian yang merata di berbagai daerah, meskipun kontribusi sawit terlihat paling signifikan di beberapa wilayah.