Selisih Harga Sawit Plasma-Swadaya di Jambi Rp1.000-an, Petani Minta Kesetaraan
Jambi, kabarsawit.com - Dinas Perkebunan Provinsi Jambi menetapkan harga kelapa sawit petani plasma Rp3.657,84/kg atau naik Rp32,91/kg jika dibandingkan periode sebelumnya.
Pengurus DPP Apkasindo, Dermawan Harry Oetomo mengatakan, harga yang ditetapkan itu hanya berlaku untuk petani kelapa sawit yang bermitra.
Sementara untuk petani mandiri atau swadaya mengikuti harga yang ditetapkan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang rata - rata dibeli Rp2.600-2.900/kg, atau selisih Rp1.000-an dengan harga penetapan Disbun.
"Pada umumnya PKS disini masih memberlakukan harga penetapan tersebut. Tapi bagi petani mitra eks-plasma saja. Memang harga plasma dan swadaya di sini cukup jauh selisihnya, untuk itu kita berharap ada solusi kesetaraan harga antara sawit mitra dan swadaya," kata Dermawan, Sabtu (13/9).
Darmawan mengatakan, saat ini produksi kebun kelapa sawit di Provinsi Jambi juga mengalami penurunan lantaran pengaruh cuaca dan perawatan yang kurang maksimal.
"Ada juga karena semangat petani berkurang dampak dari Satgas PKH yang tengah gencar melakukan penindakan kebun sawit yang masuk dalam kawasan hutan," ujarnya.
Berikut harga TBS kelapa sawit Propinsi Jambi periode 12 s/d 18 September 2025 :
3 tahun Rp 2.841,51
4 tahun Rp 3.048,19
5 tahun Rp 3.187,33
6 tahun Rp 3.319,65
7 tahun Rp 3.403,25
8 tahun Rp 3.476,89
9 tahun Rp 3.544,54
10-20 thn Rp 3.657,84
21-24 thn Rp 3.550,59
25 tahun Rp 3.392,84
Cpo Rp. 14.382,92
Kernel Rp. 13.521,93
Indeks "k" 94,75 %








