https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Ironisme Sawit di Jambi: Harga Naik di Saat Produksi Turun

Ironisme Sawit di Jambi: Harga Naik di Saat Produksi Turun

Ilustrasi petani sawit di Jambi. Foto: Dok Elaeis

Jambi, kabarsawit.com - Ironisme kembali terjadi dalam konteks industri kelapa sawit di Jambi. Yaitu, ketika harga sawit naik lagi, sementara di bagian lain produksi kebun kelapa sawit masih mengalami penurunan.

Berdasarkan Penetapan Dinas Perkebunan Jambi, harga kelapa sawit periode ini ditetapkan sebesar Rp 3.659,47/kg. Naik Rp. 6,72/Kg dibanding periode sebelumnya.

"Naik karena CPO juga naik," ujar Dermawan Harry Oetomo salah satu petani di provinsi Jambi, Jumat (3/10).

Kata pria yang juga merupakan Pengurus DPP Apkasindo itu, meski naik harga sawit itu tidak dapat dinikmati maksimal oleh petani. Pasalnya produksi kebun masih melorot pekan ini.

"Memang berangsur membaik, tapi ya namanya trek sudah kodrat alami yang tidak dapat dihindari," terangnya.

Menurutnya banyak pengaruh turunnya produksi tadi. Salah satunya perawatan yang tidak maksimal. Belum lagi masih banyak kebun yang dulunya dibangun dengan menggunakan bibit kurang bermutu.

Tidak hanya untuk harga sawit plasma, harga sawit petani swadaya juga lumayan tinggi periode ini. Harganya berada di kisaran  Rp2.600-3.000/kg.

Lagi-lagi harga itu juga belum sepenuhnya dinikmati petani. Selain trek, petani juga dihadapkan dengan ongkos pengangkutan yang lumayan tinggi. Terlebih bagi petani yang berada di daerah pelosok.

"Ada petani yang di pedalaman, bahkan angkutan harus menggunakan perahu yang tentu makan biaya lagi," bebernya.

Sejatinya kata Dermawan, pemerintah bisa mendorong produksi tadi. Salah satunya yakni merangkul petani untuk melakukan peremajaan dengan penyediaan bibit berkualitas super hybrid dan gratis dibagikan kepada petani.

"Bisa saja memberdayakan program PSR. Jadi petani sejahtera dan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan," paparnya.

Berikut harga TBS Jambi hingga 9 Oktober 2025 mendatang;

3 tahun     Rp 2.841,74
4 tahun     Rp 3.049,47
5 tahun     Rp 3.188,58
6 tahun     Rp 3.320,90
7 tahun     Rp 3.404,51
8 tahun     Rp 3.478,27
9 tahun     Rp 3.545,88
10-20 thn  Rp 3.659,47
21-24 thn  Rp 3.552,35
25 tahun    Rp 3.394,83
Cpo         Rp. 14.355,80
Kernel   Rp. 13.665,93
Indeks "k" 94,75 %.