Dongkrak Perekonomian, Langkah Ini yang Ditempuh Puluhan Petani Sawit di Tebo
Ilustrasi integrasi sawit dan sapi. Foto: inipasti.com
Jambi, kabarsawit.com - "Semoga usulan kita disetujui dan sapi dapat kita kembangbiakkan sehingga memberi nilai tambah ekonomi yang memadai bagi petani."
Demikian dikatakan Noval Candra, Ketua Aspek-PIR Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, Senin (6/10), terkait puluhan petani kelapa sawit yang tergabung dalam Kelompok Tani Tani Mitra mengajukan diri untuk menjadi peserta pada program integrasi sapi yang digagas Presiden melalui Perusahaan BUMN PTPN.
Program ini dihadirkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya petani kelapa sawit.
"Ada sekitar 54 orang yang bersedia menjadi peserta dalam program integrasi sapi dan sawit itu. Seluruhnya adalah anggota kelompok tani Tani Mitra," ujar Noval.
Cerita Noval, kebun kelompok tani tersebut luasannya mencapai 300 hektar. Dimana setiap anggota akan mendapatkan bantuan satu ekor sapi.
"Nah kita belum tahu ini berapa yang akan kita dapat. Dan bagaimana pengelolaannya nantinya. Yang pasti kita usulkan dan menunggu arahan dari Aspek-Pir pusat," imbuhnya.
Kata Noval, petani menginginkan pengusulannya disetujui. Sehingga petani memiliki jalan alternatif untuk mendongkrak perekonomiannya. Artinya petani tidak hanya bergantung kepada kebun kelapa sawitnya saja.***








