https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Pertama di Indonesia, APKASINDO Apresiasi Pola Plasma di Muba

Pertama di Indonesia, APKASINDO Apresiasi Pola Plasma di Muba

Ilustrasi-perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Siak, Riau. Foto: Sahril

Sumsel, kabarsawit.com - Wakil Ketua DPW APKASINDO Sumatera Selatan (Sumsel) M Yunus menggarap terselenggaranya kespakatan antara Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dan PT Guthrie Pecconina Indonesia (GPI) terkait pembangunan kebun kelapa sawit masyarakat di Desa Bumi Ayu, Kecamatan Lawang Wetan.

PT GPI setuju membangun kebun untuk masyarakat seluas 20 % dari total luas izin kebun yang dimiliki. Kebun plasma untuk masa itu juga akan dibagikan 30% untuk pemerintah desa.

"Ini sangat baik. Namun dengan catatan lahan untuk kebun tersebut ada dan tidak mengambil lahan milik masyarakat," kata Yunus kepada kabarsawit.com, Senin (6/3).

Dari kaca mata Yunus, perusahaan tersebut pasti telah memikirkan hal ini secara matang. Sebab telah setuju untuk membuat kesepakatan. 

Apalagi, kata Yunus, pembangunan kebun untuk masyarakat sekitar adalah kewajiban perusahaan yang memang diatur dengan ketentuan yang berlaku.

"Pasti perusahaan sudah memiliki kebun inti. Nah, bisa jadi karena lahan intinya ada, maka desa dan masyarakat juga diberi dan luasannya cukup besar," paparnya.

Kesepakatan ini merupakan kali pertama yang terjadi di Indonesia. Dimana kesepakatan ini juga merupakan bentuk komitmen Pemkab Muba dalam meningkatkan kesejahteraan petani kelapa sawit.

Rencananya pembukaan kebun itu sendiri akan dilakukan pada Selasa 7 Maret 2023 besok. Sedangkan untuk diketahui total izin yang dimiliki oleh PT GPI mencapai 1.136 hektare, dan status lahan aman.