https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Tidak Mengganggu Panen, tapi Produksi Sawit di Aceh Barat Terhalang Pengangkutan Usai Bencana Banjir

Tidak Mengganggu Panen, tapi Produksi Sawit di Aceh Barat Terhalang Pengangkutan Usai Bencana Banjir

Kondisi jalan di wilayah Aceh Barat usai bencana banjir dan longsor. Foto: Ist

Aceh, kabarsawit.com  - Aceh bagian barat di Provinsi Daerah Istimewa (DI) Aceh menjadi salah satu wilayah yang terdampak bencana banjir dan longsor beberapa waktu lalu.

Perekonomian di beberapa wilayah tersebut ambruk lantaran sumber penghasilan masyarakat terkena bencana tersebut.

Penghasilan masyarakat kebanyakan masih dari budidaya tanaman padi. Akibat musibah itu sawah petani tertimbun lumpur, sehingga tidak dapat diharapkan lagi.

Bukan hanya di persawahan, perkebunan sawit juga terdampak musibah tersebut. Beruntungnya pohon sawit di wilayah Aceh Barat usia sawit sudah cukup dewasa dengan pohon yang sudah cukup tinggi.

"Kalau kebun sawit tidak terlalu terdampak karena sudah tinggi pohonnya," ujar Ketua Apkasindo Aceh, Lem Manah, Sabtu (6/12).

Meski tetap bisa dipanen, sektor perkebunan sawit Kono dihadapkan dengan proses angkutan yang harus memakan waktu. Pasalnya sejumlah ruas jalan distribusi sawit tertutup material seperti kayu, lumpur dan batu.

"Ada sejumlah jalan yang tertimbun longsor. Ini jadi kendala untuk distribusi hasil kebun ke PKS," tuturnya.

Selain jalur distribusi, angkutan sawit juga dihadapkan dengan bahan bakar minyak (BBM) yang melonjak tinggi. Terlebih di bagian pelosok desa.

"Jadi saat ini semua masih terganggu, tidak terkecuali sektor perkebunan sawit. Petani harus keluarkan biaya lebih agar hasil kebunnya dapat terjual. Akibatnya juga pendapatan petani menurun," tandasnya.***