Sangat Butuh Uluran Tangan, Petani Minta BPDP Alokasikan Dana untuk Korban Bencana Sumatera
Meski bencana banjir di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar) sudah berlalu, namun ekonomi korban hingga saat ini masih lumpuh.
Aceh, kabarsawit.com - Meski bencana banjir di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar) sudah berlalu, namun ekonomi korban hingga saat ini masih lumpuh.
Bahkan tidak sedikit di antara para korban yang masih butuh evakuasi dari wilayahnya yang terisolir.
Untuk itu, Apkasindo Aceh berharap Badan Pengelolaan Dana Perkebunan (BPDP) dapat mengalokasikan dananya untuk membantu para korban bencana tersebut. Bahkan dimasa panik, darurat, rekontruksi dan rehabilitasi seperti saat ini.
"Saat ini korban memang sangat membutuhkan uluran tangan. Mulai dari kebutuhan makanan, obat- obatan, pakaian bahkan evakuasi," jelas Ketua Apkasindo Aceh Netap Ginting, Kamis (18/12).
Saat ini para korban yang sebagian besar juga petani kelapa sawit tengah melakukan pembersihan fasilitas umum.
Namun memang di wilayah Aceh, khususnya pembersihan cukup sulit dilakukan lantaran material berupa lumpur dan kayu-kayu gelondongan.
"Saat ini yang sangat dibutuhkan drop bahan makanan, terkhusus untuk Aceh Tamiang, masih banyak yang belum tersentuh dan mendapatkan makanan secara utuh," paparnya.
Menurutnya, dana BPDP bolehlah disalurkan ke daerah korban banjir. Malah pihaknya juga mengusulkan dana 13 Triliun yang disita Kejagung juga dapat disalurkan ke korban banjir.
"Dana itu kan sitaan dari korporasi dan dana minyak goreng. Rasanya bisa digunakan untuk membantu korban bencana," tandasnya.***








