https://www.kabarsawit.com


Copyright © kabarsawit.com
All Right Reserved.

Diresmikan Bupati Siak, Koperasi Rimba Mutiara Banso Kini Punya SPBU Mini

Diresmikan Bupati Siak, Koperasi Rimba Mutiara Banso Kini Punya SPBU Mini

Bupati Siak Afni Zulkifli meresmikan SPBU mini milik Koperasi Rimba Mutiara Banso. Foto: Ist

Siak, kabarsawit.com - Koperasi Rimba Mutiara Banso membuat terobosan baru dengan mendirikan SPBU DODO Mini di Desa Kuala Gasib, Kecamatan Koto Gasib, Siak, Riau. 

Keberadaan SPBU ini pun disambut hangat oleh masyarakat lantaran di sana belum ada SPBU. Sebab wilayah itu merupakan jalan lintas menuju Kota Pekanbaru maupun ke Sumatra Utara. 

SPBU ini diresmikan langsung oleh Bupati Siak Afni Zulkifli pada Rabu (14/1). SPBU yang sepenuhnya dikelola koperasi ini diharapkan permudah warga sekitar untuk mengakses bahan bakar sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi anggota koperasi dan masyarakat.

Keuntungan operasional SPBU setelah memenuhi kewajiban pajak dan zakat, nantinya akan dibagikan kepada anggota koperasi dalam bentuk Sisa Hasil Usaha (SHU).

“Kami mengucapkan tahniah kepada seluruh anggota koperasi yang berjumlah 1.725 orang. Koperasi yang memiliki SPBU sendiri, mungkin ini yang pertama di Riau. Langkah dan upaya ini perlu kita adopsi, terutama semangat dalam mengembangkan koperasi. BUMD Kabupaten Siak perlu mencontoh upaya Koperasi Rimba Mutiara, jangan sampai kalah dengan koperasi,” ujar Afni. 

Selain peresmian SPBU, koperasi juga melaporkan bantuan sarana dan prasarana ke jalan kebun. Jalan itu dibangun lewat program Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). 

Bantuan tersebut meliputi pembangunan dan perbaikan jalan sepanjang 8 kilometer dengan total anggaran Rp6 miliar.

Tidak hanya jalan, BPDP juga menyediakan bantuan untuk berbagai sarana pendukung perkebunan sawit, mulai dari alat transportasi, mesin pertanian, pupuk, pestisida, hingga benih unggul, guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pekebun sawit.

Koperasi Rimba Mutiara Banso saat ini juga tengah mempersiapkan program replanting perkebunan sawit seluas 2.650 hektar. Koperasi ini juga akan mendapatkan dana program peremajaan sawit rakyat (PSR) dari BPDP Rp60 per hektar. 

“Kami berharap SPBU Mini dan peningkatan infrastruktur jalan kebun, dapat mendorong kemandirian ekonomi koperasi, memperlancar aktivitas perkebunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.***