Petani di Aceh Timur Juga Dukung Kehadiran 'Bank Benih'
Ilustrasi - Bibit Kelapa Sawit. (Dok: kabarsawit)
Aceh, kabarsawit.com - Kementrian Pertanian (Kementan) akan meluncurkan program Bank Benih Perkebunan (BABE-BUN) pada 17 Maret 2023 besok. Program ini merupakan terobosan baru pemerintah untuk mendukung sawit berkelanjutan.
Meski belum resmi dilaunchingkan, program Direktorat Perbenihan Perkebunan Kementerian Pertanian ini digadang-gadang dapat menjadi wadah bagi pelaku usaha dan pekebun kelapa sawit untuk memperoleh informasi mengenai benih kelapa sawit.
Rencana ini pun mendapat respon positif dari petani di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh. Bahkan mereka mendukung program yang akan diluncurkan oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo itu.
"Menurut saya baguslah, jadi petani bisa lebih jelas mendapatkan bibit kelapa sawit yang bermutu," kata Ketua DPD APKASINDO Aceh Timur Ibrahim Mar kepada kabarsawit.com, Kamis (16/3).
Sebab, kata Ibrahim, dalam program peremajaan sawit rakyat (PSR) tidak dibenarkan bibit disuplai oleh penangkar yang tidak jelas. Bibit harus berasal dari produsen yang diakui pemerintah.
"Kalau di daerah kita yang dipercaya sebagai penyuplai dari balai penelitian perkebunan kelapa sawit Medan, yakni PT Socfindo, PT Lonsum dan beberapa sumber benih sawit lain yang diakui oleh pemerintah," paparnya.








